BANDA ACEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Arif Fadillah, menyetujui usulan Wali Kota Banda Aceh untuk menambah anggaran kesejahteraan para pekerja kebersihan. Penambahan anggaran ini sebagai bentuk apresiasi untuk para petugas kebersihan di Ibu Kota Aceh.
“Karena kita tahu anggaran yang udah kita upload kemarin itu, mereka imbangi dengan dapatnya Adipura. Kemarin itu juga ada Adipura Kirana,” kata Ketua DPRK Banda Aceh, Arif Fadilah, Kamis, 3 Agustus 2017.
Dia menyebutkan, pencapaian tersebut harus diimbangi dengan perhatian dari Pemerintah Kota Banda Aceh.
Di sisi lain, politisi Demokrat ini juga akan mengajukan anggaran untuk pengadaan kendaraan pengangkut sampah. Menurutnya, jumlah armada pengangkut sampah di Banda Aceh masih kurang memadai.
“Nanti juga fasilitas akan kita dukung melalui dana Otsus, termasuk pengadaan truk yang memang merupakan masih kurang,” kata Arif.
Sebelumnya Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman sempat menyinggung masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gampông Jawa yang ketinggian sampahnya telah mencapai hampir 30 meter. Selain itu, kendaraan pengangkut sampah yang dimiliki hanya dua unit, sedangkan pasokan sampah Kota Banda Aceh mencapai 200 ton per hari.
“Ini menjadi persoalan dan kita hanya memiliki dua kendaraan untuk membawa sekitar 64 ton sampah ke tempat sampah di Blang Bintang. Sedangkan yang harus dibawa adalah 135 ton dan bahkan semakin meningkat,” kata Aminullah.[](*sar)



