BANDA ACEH – Dua mahasiswa asal Malaysia dinyatakan positif terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) usai kembali dari Aceh. Diduga mereka terpapar virus itu di Bandara Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Mahasiswa tersebut selama ini menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. Karena libur kuliah, mereka kembali ke Malaysia via Kota Medan.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 UIN Ar-Raniry, Ibnu Sakdan, menjelaskan kedua mahasiswa itu terbang ke Malaysia dari Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara. “(Mereka) berangkat dari Medan,” kata Ibnu Sakdan saat dikonfirmasi portalsatu.com/, Senin, 20 April 2020.

Ibnu menyebutkan, catatan pihaknya, hanya dua orang tercatat sebagai mahasiswi UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang dinyatakan positif virus corona, bukan tiga mahasiswa. “Yang jelas dari pendataan kita, dua orang dari mahasiswa kita (UIN Ar-Raniry), satu orang lagi kita enggak tahu,” ungkapnya.

Menurut Ibnu, UIN Ar-Raniry sudah membuat surat edaran untuk mahasiswa agar tidak kembali ke kampung halaman di tengah pandemi Covid-19.

“Kecuali, atas permintaan Duta Besar. Karena di Medan tidak ada Duta Besar, jadi dikumpulkan di Konsulat Jenderal (Konjen) dikumpulkan dulu baru berangkat,” jelas Ibnu.

Ibnu menyampaikan, Pemkab Aceh Besar telah melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi mahasiswi tersebut tinggal selama menempuh pendidikan di Banda Aceh.

Pihak kampus juga akan melakukan pendataan terhadap siapa saja yang pernah kontak langsung dengan mahasiswa itu di Banda Aceh. “Kita akan mengecek siapa saja yang pernah kontak langsung dengan mahasiswi itu sebelum berangkat,” pungkas Ibnu.[]