LHOKSEUMAWE – Sejumlah mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Lhokseumawe menggelar aksi damai di depan Taman Riyadhah, Lhokseumawe, Rabu, 17 Juli 2019. Mereka menyoroti kinerja Pemko Lhokseumawe di bawah kepemimpinan Wali Kota-Wakil Wali Kota, Suaidi Yahya-Yusuf Muhamad, yang kini mencapai dua tahun.

Koordinator lapangan aksi itu, Mukhrizal, mengatakan seharusnya dalam dua tahun pemerintahan ini sudah ada perubahan ke arah lebih maju bagi Kota Lhokseumawe yang memiliki APBK sekitar Rp800 miliar per tahun. Namun, kenyataannya masih tampak sejumlah persoalan.  

“Di antaranya, bangunan terbengkalai (karena tidak difungsikan setelah dibangun), salah satunya Pasar Induk di Jalan Lingkar Ujong Blang,” ujar Mukhrizal dalam pernyataannya saat aksi damai itu.

Seharusnya, kata Mukhrizal, Wali Kota Lhokseumawe mengontrol atau mengevaluasi kinerja jajarannya. Sehingga, bangunan Pasar Induk yang sudah dibangun dapat difungsikan supaya memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, LMND menyoroti masih tingginya angka pengangguran di Lhokseumawe. “Jumlah pengangguran di Lhokseumawe mencapai 21.146 jiwa. Itu berdasarkan data hasil kajian kami,” kata Mukhrizal.

Dalam pernyataan sikapnya, LMND turut mendesak Wali Kota Lhokseumawe meningkatkan pengawasan terhadap pendidikan mulai tingkat SD sampai SMA dan sederajat, termasuk transparansi dana beasiswa. Berikutnya, mendesak Wali Kota Lhokseumawe mencari investor untuk membangun ekonomi di sektor maritim.

Ditanya mengapa dalam aksi damai tersebut LMND hanya menyoroti kinerja Pemko Lhokseumawe, Mukhrizal mengatakan, terkait dua tahun kinerja Pemkab Aceh Utara di bawah kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib-Fauzi Yusuf (Cek Mad-Sidom Peng), pihaknya akan menggelar aksi pada Rabu pekan depan.

Untuk diketahui, 12 Juli 2019 lalu, genap dua tahun masa jabatan Wali Kota-Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya-Yusuf Muhammad. Begitu pula Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib-Fauzi Yusuf (Cek Mad-Sidom Peng). 

Suaidi-Yusuf dilantik oleh Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, di Gedung DPRK Lhokseumawe, 12 Juli 2017 pagi. Sedangkan Cek Mad-Sidom Peng di Gedung DPRK Aceh Utara pada sore hari yang sama. Bagi Suaidi dan Cek Mad, ini merupakan periode kedua yang masa kepemimpinannya tersisa tiga tahun lagi setelah menjadi wali kota dan bupati pada 2012-2017.[]