SINGKIL – Dua orang turis asing dilaporkan hilang di Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil. Mereka berasal dari Jerman dan Belgia.

Kepala Kepolisian Resort Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian Miliyardin SIK kepada portalsatu.com, Minggu, 8 Januari 2017, membenarkan adanya dugaan warga asing hilang di Pulau Banyak. Ini berdasarkan surat Kakansar Banda Aceh, nomor:048/SAR-108/0117 yang telah diterima SAR Pulau Banyak.

“Diduga telah terjadi orang hilang warga negara asing, Belgia, dan warga negara Jerman,” kata Kapolres.

Ia menjelaskan kedua WNA tersebut masing-masing bernama Meers Yvan Shislain, pria berkebangsaan Belgia dengan nomor paspor EM436405. Sedangkan turis perempuan warga Jerman, Keil Lina, nomor paspor C791C2W4X.

Berdasarkan pengecekan, kedua WNA ini tercatat masuk ke Pulau Banyak sejak  5 Desember 2016 lalu. Mereka menginap di Lae Kombih, Desa Pulai Balai, Kecamatan Pulau Banyak.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, dari keterangan pemilik penginapan disebutkan turis tersebut datang melalui Singkil ke Pulau Banyak. Mereka menggunakan kapal boat pada Senin, 5 Desember 2016.

Setelah tiba di pulau, mereka menginap selama satu malam. Selanjutnya, pada Selasa, 6 Desember 2016 keduanya cek out (keluar) ingin berangkat camping ke pulau-pulau.

Sebelumnya, mereka menitipkan tas kepada pemilik penginapan, bernama Sukri. Tanpa menyebutkan pulau yang dituju keduanya pergi dengan menggunakan perahu.

“Hingga saat ini Keil dan Meers belum kembali untuk mengambil barang-barang yang telah dititipkan di penginapan Lae Kombih,” kata Kapolres.

Berdasarkan informasi dari Kakansar Banda Aceh, pada Jumat, 6 Januari 2017 lalu, dilaporkan pihak Muspika Pulau Banyak telah melakukan koordinasi terkait pencarian WNA tersebut mulai Sabtu, 7 Januari 2017.[]