SIGLI – Para guru sekolah dasar yang sudah sertifikasi di Pidie diduga diminta menyetor uang Rp300 ribu/orang kepada Dinas Pendidikan melalui K3S sebagai biaya pelatihan yang digelar sebuah lembaga.
Permintaan menyetor uang tersebut disampaikan melalui pesan WhatsApp yang diterima para guru. “Diberitahukan kepada guru yang sertifikasi tanpa terkecuali, tanggal 6 Februari 2023, ada pelatihan sehari dan dipungut dana 300 ribu perguru dan wajib ikut. Dana sudah harus terkumpul ke K3S sebelum tanggal tersebut,” bunyi pesan WA yang diterima para guru.
Pesan WA lainnya berbunyi, “Assalamualaikum, Yth Bapak/Ibu Kep Sek,Tolong di beritahukan kepada guru Sertifikasi di Sekolah ,baik Guru PNS,Honor Maupun P3K,untuk dapat menyetor uang Pelatihan Rp 300.000/ Orang,Pelatihan di Sigli tgl di tentukan kemudian,Nara Sumber dari Kemendikbud,Kejaksaan,Polres,Dinas Pendidikan dan PGRI,Uang harus di Setor Besok sama Pengurus K3S,tolong Bapak/ Ibu Kepsek aja yg menyetor,Trims atas kerjasamanya,Wassalam“.
Para guru menerima pesan imbauan dan perintah menyetor uang Rp300 ribu/peserta pelatihan melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).
Kepala Bidang Guru Tenaga Pendidikan (GTP) Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie, Mutiawati, dikonfirmasi portalsatu.com/, Rabu, 1 Februari 2023, membenarkan tentang rencana pelatihan itu yang ditujukan kepada guru sertifikasi. Namun, dia mengaku pelaksana bukan Disdik Pidie, tetapi lembaga.
“Benar, lembaga yang buat, pak. Bukan Disdik,” jawabnya singkat.
Menurut Mutia, pelatihan itu akan dilaksanakan lembaga pendidikan BESC yang beralamat di Banda Aceh.
Ditanya berapa biaya dikenakan perguru, Mutia tidak menjawab. Dia hanya mengatakan via WA, “Ini belum acara. Nanti ketika kegiatan kami akan konfirmasi wartawan”.
Kadis Pendidikan Pidie, Yusmadi, dikonfirmasi portalsatu.com/ dengan mengirim pertanyaan melalui WhatsApp, ia belum merespons, walau sudah membacanya.[](Zamahsari)





Disdik Pidie memang parah