SUBULUSSALAM – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan sektor perikanan, Pemerintah Kota Subulussalam melalui Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perikanan (Distanbunkan) setempat membagikan 60.000 benih ikan nila unggul kepada kelompok budidaya ikan tersebut.
Selain benih ikan nila unggul, pemerintah juga menyediakan pakan ikan sebanyak 23 ton lebih diserahkan langsung oleh Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E pada acara serah terima bantuan usaha budidaya perikanan dengan media Keramba Jaring Apung (KJA) di Desa Muara Batu-Batu, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Minggu, 30 Oktober 2022.
“Kami berharap program ini bisa kita sukseskan bersama, untuk mendukung ketahanan pangan bidang perikanan,” kata Affan Alfian didampingi Kepala Distanbunkan, Rosihan Indra saat penyerahan bantuan benih ikan diterima Ketua Kelompok Budidaya Ikan, Pandi.
Agar program tersebut berhasil, Affan Alfian berharap penyuluh dari Distanbunkan agar aktif turun ke lapangan, memberikan pendampingan dan penyuluhan kepada kelompok budi daya ikan tersebut.
“Begitu juga kepada kelompok penerima bantuan ini, agar sungguh-sungguh menjalankan budidaya ikan nila di keramba ini,” ungkap Wali Kota Affan Alfian.
Ia mengingatkan kelompok penerima manfaat benih ikan nila ini, agar tidak menjual bantuan tersebut, yang dapat menyebabkan gagal panen. Affan Alfian bilang, jika program budidaya ikan nila unggul berjalan sukses, maka bisa menjadi contoh yang dalam usaha peningkatan taraf ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) ini.
Wali Kota berpesan kepada kelompok budidaya ikan ini agar tetap menjalin kekompakan, saling mendukung, sehingga satu sukses, semuanya juga sukses, secara perlahan kondisi perekonomian masyarakat juga ikut membaik dengan bertambahnya sumber pendapatan warga dari sektor perikanan.

Kepala Distanbunkan, Rosihan Indra mengatakan kegiatan tersebut berasal dari Dana DOKA tahun anggaran 2022. Di mana dibagikan Keramba Jaring Apung berbahan fiberglass sebanyak 10 unit, benih nila unggul sebanyak 24.000 ekor dan pakan ikan sebanyak 9.207 kilogram untuk kelompok budidaya ikan di Rundeng.
“Jumlah bantuan benih ikan nila ini 60.000, untuk di Rundeng itu 24.000, sisanya nanti akan disalurkan di Longkib, termasuk pakan ikan,” kata Rosihan Indra berpesan kepada penerima bantuan ini agar dengan serius mengelola dan merawat keramba yang diberikan.
“Pihak dinas akan menurunkan Penyuluh Perikanan untuk terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program ini. Sehingga bila ada permasalahan di dalam pelaksanaan program ini bisa segera dicarikan solusi penyelesaiannya,” pungkasnya.[]





