LHOKSEUMAWE – Saat Ramadan tiba, aktivitas mahasiswa cantik ini tetap sama setiap tahunnya. Ia selalu meluangkan waktu untuk tadarus Alquran usai salat subuh. Aktivitas itu rutin dilakukan setiap harinya. Sebagai putri daerah Kota Lhokseumawe, ia sangat mengagumi keindahan dan kemegahan Masjid Islamic Center yang berlatar Timur Tengah.

“Alhamdulillah, Allah masih memberi kesempatan saya merasakan Ramadan tahun ini. Setiap Ramadan tiba, satu kegiatan rutin yang tidak pernah saya tinggalkan adalah tadarus Alquran usai salat subuh,” ujar Nurul Mutia, 19 tahun, Duta Wisata Kota Lhokseumawe 2017, saat disapa portalsatu.com via WhatsApp, Selasa, 6 Juni 2017.

Soal menu sahur dan berbuka puasa, Nurul mengaku tidak pilih-pilih. Ia terbiasa mengawali dengan segelas teh hangat dan nasi. Nantinya baru diikuti aneka kue, seperti risol, onde-onde Aceh atau boh romrom, sirup dingin, dan lainnya.

“Menurut saya, mengawali berbuka dengan segelas teh hangat dan sepiring nasi sangat bagus untuk kesehatan. Setelah itu baru dilanjutkan makan makanan lainnya, demikian juga saat sahur,” ucap mahasiswa Ilmu Administrasi Negara, Universitas Malikussaleh (Unimal) itu.

Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan atau hanya berdiam diri di rumah. Menurut Nurul, waktu di sore hari menjelang berbuka lebih baik diisi dengan hal-hal positif, seperti melakukan kegiatan wisata islami.

“Sambil menunggu waktu berbuka, tidak ada salahnya diisi dengan wisata islami, misalkan dengan mengunjungi Masjid Islamic Center, apalagi selama Ramadan di masjid tersebut banyak kegiatan keagamaan. Soal keindahan dan kemegahan Islamic Center, tentu tidak diragukan lagi. Di Islamic Center juga ada pembagian kanji rumbi gratis sebagai bekal berbuka,” kata Nurul.

Salah satu lokasi wisata lain yang kerap dikunjungi masyarakat saat Ramadan adalah Pantai Ujong Jomblang. “Banyak remaja dan masyarakat yang menikmati pesona Laut Ujong Blang di sore hari selama Ramadan. Mereka datang untuk duduk santai sambil menunggu waktu berbuka. Banyak juga yang datang dengan keluarga,” terangnya.

Tak ketinggalan, lanjutnya,  Lhokseumawe juga menawarkan wisata kuliner di sore hari selama Ramadan. “Begitu banyak aneka kuliner yang dijajakan di sore hari, mulai dari mi Aceh, ikan bakar, boh romrom, timphan, kuah tuhe, bahkan hingga kopi pancung yang bisa dibeli dan dinikmati saat berbuka,” tutup Nurul yang memiliki hobi menari. [] (*sar)