Selasa, Juli 23, 2024

Dinkes Gayo Lues Keluhkan...

BLANGKEJEREN - Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues mengeluhkan proses pencairan keuangan tahun 2024...

H. Jata Ungkap Jadi...

BLANGKEJEREN – H. Jata mengaku dirinya ditunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menjadi Pj....

Bandar Publishing Luncurkan Buku...

BANDA ACEH - Penerbit Bandar Publishing Banda Aceh meluncurkan sekaligus dua karya Dr....

Rombongan Thailand Selatan Kunjungi...

BANDA ACEH – Delegasi dari berbagai lembaga di Thailand Selatan mengunjungi Kantor Partai...
BerandaEks-Kombatan GAM Peureulak;...

Eks-Kombatan GAM Peureulak; Meunyoe Na Nyang Hana Galak, Bek Peusalah Perjuangan

IDI RAYEK – Mantan kombatan GAM Wilayah Peureulak menyatakan sikap mendukung pasangan Hasballah H.M. Thaib atau Rocky dan Syahrul bin Syamaun alias Linud sebagai bakal calon Bupati Aceh Timur 2017 mendatang. Mereka juga mendukung Muzakir Manaf atau Mualem sebagai calon gubernur Aceh.

“Kami para mantan kombatan wilayah Peureulak berkomitmen penuh untuk mendukung orang-orang yang telah diusungkan oleh Partai Aceh, dalam hal ini mulai dari bupati sampai ke gubernur,” ujar Syahril alias Bang Panyang, mantan kombatan GAM Pereulak kepada portalsatu.com, Jumat, 27 Mei 2016.

Syahril meminta kepada unsur kombatan GAM  Wilayah Peureulak untuk tetap bersatu dan tidak terpengaruh dengan provokasi pihak lain.

“Jika memang ada pihak yang tidak senang, maka jangan sesekali menyalahkan perjuangan. Kami atas nama mantan GAM tetap memperjuangkan Partai Aceh harus bertahan, meunyoe memang na nyang hana galak, bek jak peusalah perjuangan yang kana,” katanya.

Disinggung mengenai keharmonisan mantan kombatan GAM di wilayah Peureulak, Syahril mengakui di dalam internal kombatan GAM di wilayahnya ada kesenjangan pendapat, namun kesenjangan itu kata dia tidak berpengaruh kepada keharmonisan eks-kombatan yang telah terjalin.

“Ada di dalam tubuh kita yang tidak sama persepsi, tapi itu tidak berpengaruh kepada hubungan baik yang telah kita bangun selama ini,” katanya.

Ia juga berharap tidak ada pertumpahan darah dalam pilkada nantinya.

“Tentu harapan baik yang kita inginkan dalam pelaksanaan pesta demokrasi di Aceh. Kami mantan GAM tidak mau menghalang politik seseorang, persoalan kemenangan itu biarlah tim pemengan yang bekerja,” kata Bang Panyang, seraya berharap kepada mantan kombantan untuk tetap mempertahankan Partai Aceh yang dinilai lahir dari perjuangan.[](ihn)

Baca juga: