BLANGKEJEREN – Emak-emak di Kabupaten Gayo Lues mengaku sudah muak dengan janji kandidat saat Pilkada berlangsung, peryataan itu disampaikan dua emak-emak Hijrah dan Siti Rahmah, Minggu, 6 Oktober 2024 malam.
“Kami emak-emak tidak butuh janji Pilkada, karena kami sudah sering tertipu dengan bermacam janji palsu, contohnya janda akan digaji, anak-anak diberi kartu pintar, ada lagi datang investor minyak serai wangi dari India kala itu, yang katanya minyak serai wangi akan dijual ke India untuk minyak urut badan, buktinya mana, jangan percaya lagi dek ya, jangan,” katanya.
Ia bersama emak-emak Gayo Lues mengaku bertekat memenangkan pasangan Suhaidi dan Maliki nomor urut 2 menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues karena mereka mantan penjabat, orang yang pasti lebih mengerti dengan keadaan dan cara mengatasi kesulitan rakyatnya.
“Kami sebagai emak-emak sudah cukup merasakan kesulitan lima tahun kebelakang, hampir-hampir dapur kami tidak berasap, sudah saatnya emak-emak terdepan dalam Pilkada tahun 2024 ini,” ujarnya.
Emak-emak Gayo Lues itu juga tidak akan mau pindah ke kandidat lain meskipun suami atau saudaranya mengajak, sebab, kesengsaraan rakyat lima tahun belakangan ini menjadi bukti nyata bahwa salah memilih kandidat akan menyebabkan rakyat sengsara.
“Kami emak-emak Gayo Lues berharap kepada pasangan calon Suhaidi-Maliki, jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues periode 2025-2030, agar mempromosikan hasil pertanian keluar daerah, salah satu caranya ya dengan menghidupkan BUMD, dan menampung hasil pertanian dan perkebunan, membuka lapangan pekerjaan untuk anak-anak kami yang sudah selesai pendidikan, serta membuat program yang bermanfaat untuk rakyat kecil,” katanya.[]



