BLANGKEJEREN – Puskesmas Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, menutup pelayanan kesehatan selama 14 hari setelah empat petugas kesehatan puskesmas itu terkonfirmasi positif Covid-19.
Hal itu disampaikan Kepala Puskesmas Blangkejeren, dr. Witono, dihubungi wartawan melalui telepon, Ahad, 20 September 2020, pukul 23:38 WIB.
Witono menjelaskan empat petugas kesehatan Puskesmas Blangkejeren terkonfirmasi positif Covid-19 dua orang bertugas di Ruangan IGD, satu orang di Poli Umum dan satu lagi di Poli Gigi. Dari empat staf puskesmas itu, satu di antaranya mengalami gejala batuk dan sesak napas sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Muhammad Ali Kasim Gayo Lues, Ahad malam tadi. Sedangkan tiga lainnya akan dibawa ke Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Blangkejeren, Senin, 21 September 2020.
“Jadi, penutupan Puskesmas Kota Blangkejeren ini terpaksa kami lakukan berdasarkan instruksi dari Pak Kadis Kesehatan. Beliau telah berkoordinasi dengan Pak Bupati. Satu-satunya cara memutus mata rantai covid seperti ini harus lockdown,” kata Witono.
Witono menyebutkan Tim Gugus Tugas Gayo Lues akan melakukan tracking terhadap keluarga staf Puskesmas Blangkejeren yang positif Covid-19 berdasarkan hasil swab. Selain itu akan dikirim sampel swab mereka ke laboratorium di Banda Aceh guna memastikan apakah virus korona sudah menyebar kepada keluarga petugas kesehatan itu atau belum.
“Menurut pantauan saya, empat staf medis yang dinyatakan positif Covid-19 ini tidak ada melakukan perjalanan keluar daerah. Tetapi kami juga tidak tahu apakah penyebarannya melalui pasien yang berobat ke Puskesmas Kota Blangkejeren, atau penyebaran melalui keluarga,” jelas Witono.
Witono menambahkan bagi masyarakat yang hendak berobat atau mengambil surat rujukan dari Puskesmas Blangkejeren agar sementara waktu beralih ke puskesmas terdekat, seperti Puskesmas Dabun Gelang atau Puskesmas Blangpegayon.[]



