BANDA ACEH – Enam kabupaten di Aceh mengumumkan lelang proyek 2016 di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Kamis, 5 Mei 2016. Keenam kabupaten tersebut adalah Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Selatan, dan Aceh Tamiang.

Dalam situs LPSE tersebut menyebutkan Aceh Selatan mengumumkan adanya dua proyek pembangunan yang dilelang secara elektronik. Kedua proyek tersebut adalah pengawasan rehab berat Puskesmas Meukek (DAK) dengan harga perkiraan sendiri (HPS) mencapai Rp211,56 juta. Proyek selanjutnya adalah pengawasan rehabilitasi instalasi farmasi kabupaten (DAK) dengan HPS Rp245 juta. Kedua proyek ini didownload ke LPSE pada 28 April 2016 dan berakhir hingga 8 Mei 2016. (Klik link berikut ini untuk melihat detil lelang).

Selanjutnya, Kabupaten Aceh Tamiang yang melelang dua item berupa pengadaan. Item pertama adalah pengadaan pakaian seragam Linmas lengkap dengan HPS Rp881,26 juta, selanjutnya pengadaan cetak dan pengadaan dengan HPS mencapai Rp430 juta. (Klik link berikut ini untuk melihat detil lelang).

Kemudian Kabupaten Aceh Barat Daya yang mengumumkan lelang 18 proyek pembangunan 2016 di LPSE. Lelang proyek pertama adalah pembangunan pagar BP3K Lembah Sabil (DAK) dengan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp260 juta. Selanjutnya pembangunan lumbung pangan masyarakat dan lantai jemur (DAK) dengan HPS Rp210 juta.

Lelang proyek di Abdya selanjutnya adalah pengawasan peningkatan jaringan irigasi D.I Tuwi Kareung Kecamatan Kuala Bate dengan HPS Rp63,3 juta. Kemudian lelang peningkatan jaringan irigasi D.I Tuwi Kareung Kecamatan Kuala Bate (DAK IPD) dengan HPS Rp3,16 miliar.

Selanjutnya Abdya juga mengumumkan lelang belanja normalisasi dan rekontruksi pasca bencana pengaman tebing Krueng Susoh dengan HPS Rp9,33 miliar. Kemudian penambahan ruangan Puskesmas As. Pinang (DAK) dengan HPS 900 juta. Abdya juga melelang proyek penambahan ruangan Puskesmas Lembah Sabil (DAK) dengan HPS Rp1,3 miliar. 

Proyek selanjutnya adalah pembangunan gedung PAUD Gampong Adan Kecamatan Tangan-Tangan dengan HPS senilai Rp392 juta, kemudian proyek pembangunan pagar SDN 5 Susoh (Palak Hilir) dengan HPS Rp310,46 juta. Lelang proyek selanjutnya adalah pembangunan RKB Mis Blang Dalam dengan HPS senilai Rp 392 juta. 

Abdya juga melelang proyek pembangunan Lt 2 RKB MI Muhammadiyah Blangpidie dengan HPS Rp 568,4 juta, kemudian proyek pengawasan pembangunan Jetty Kr. Batu Dusun Lama Muda, Gampong Lama Tuha Kecamatan Kuala Batee (Otsus) dengan HPS senilai Rp 64 juta. Selanjutnya, Abdya juga melelang proyek pembangunan Jetty Kr. Batu Dusun Lama Muda, Gampong Lama Tuha Kecamatan Kuala Batee (Otsus) dengan HPS senilai Rp 3,2 miliar.

Kabupaten yang sekarang dipimpin Jufri Hasanuddin ini juga melelang proyek peningkatan jalan Tokoh II-Alue Rambot (DAK IPD) dengan HPS senilai Rp1,19 miliar. Kemudian proyek peningkatan jalan lingkar Keude Paya dengan HPS Rp 1,29 miliar, peningkatan jalan Pante Rakyat-IDT (DAK IPD) dengan HPS Rp1,29 miliar, serta proyek peningkatan Jalan Lhueng Angen-Kuta Tinggi (DAK IPD) dengan HPS senilai Rp 1,49 miliar.

Jumlah proyek yang hampir sama juga dilelang Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di LPSE 2016 pada Kamis, 5 Mei 2016. Sedikitnya 17 proyek pembangunan tercantum dalam daftar tersebut dengan HPS terendah Rp 249,76 juta untuk pembangunan lanjutan gedung tempat pelatihan bersumber dana Otsus Tahap III dan lelang tertinggi Rp 8,5 miliar untuk pembangunan Pasar Rakyat Lambaro bersumber DAKT (Klik link berikut ini untuk melihat detil lelang).

Aceh Barat juga mengumumkan 15 lelang proyek pada hari ini dengan HPS terendah Rp 300 juta untuk pemasangan paving block halaman Polres Aceh Barat, dan HPS tertinggi untuk proyek peningkatan jalan Seuneubok-Alu Kuyun senilai Rp 4,25 miliar. (Klik link berikut ini untuk melihat detil lelang).

Selain enam kabupaten tersebut, beberapa kabupaten lainnya di Aceh juga sudah mengumumkan lelang proyek pembangunan di LPSE sejak 25 April 2016 lalu. Beberapa kabupaten tersebut adalah Aceh Jaya, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, dan Aceh Utara. (Lihat selengkapnya di sini).[](bna)