SINGKIL – Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh kembali bergulir. Pada Jumat, 10 September 2021 pukul 14.00 hingga 17.00 WIB, telah dilangsungkan webinar bertajuk “Etika Dunia Internet: Jarimu, Harimaumu”.
Kegiatan masif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitifnya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.
Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital.
“Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual.
Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.
Pada webinar yang menyasar target segmen guru dan siswa SMA 1 Gunung Meriah dan Simpang Kanan, dihadiri sekitar 760 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber berkompeten dalam bidangnya. Yakni, Masrizal Umar, S.T., Chief Marketing Officer PT. Spirit Inti Abadi; Dr. Fitria Riany Eris, S.P., M.Si., Dosen dan Akademis; Suprizal, S.Pd., Guru SMA Negeri 1 Gunung Meriah, Pendiri Bimbel Cetar Farras di Kec. Gunung Meriah; dan Citranella R. Yuwana, Pengajar Muda XX Aceh Singkil. Kamaratih Purnama sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya.
Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang empat pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.
Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Ossi Febria yang bertanya bagaimana metode yang diterapkan dalam menjaga keamanan tatanan ruang digital, mengingat kecanggihan teknologi informasi semakin membuat resiko kejahatan digital semakin luas?
Narasumber Dr. Fitria Riany Eris, S.P., M.Si menanggapi saat ini dunia digital sudah dikenalkan masih dalam kandungan. Untuk orang tua mentoring dan monitoring kepada anak-anaknya memberitahukan kebaikan kepada anak-anak dan mengawasi. Orang tua harus aktif untuk mencegah kejahatan, orang tua juga harus uptodate dalam kemajuan teknologi media digital. Orang tua juga aktif mengikuti acara dunia literasi digital seperti saat ini.
Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Aceh Singkil. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.[](ril/*)





