JAYAPURA – Kepolisian menyebutkan evakuasi seorang tukang ojek, Yanmar (42), yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Popome, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, diwarnai kontak tembak, Sabtu, 3 November 2018.

Tukang ojek itu tewas ditembak KKB di Kampung Popome, Jumat (kemarin), dan evakuasi jenazahnya dilakukan hari ini.

Kapolres Lanny Jaya, AKBP Tony Ananda,  mengatakan, kontak senjata terjadi hingga pukul 13.00 WIT atau 11.000 WIB, mengakibatkan dua dari delapan kendaraan operasional yang digunakan mengalami kerusakan.

“Bahkan kaca mobil rusak akibat baku tembak dengan KKB pimpinan Puron Wenda,” kata AKBP Tony.

Tony mengatakan, tidak ada anggota polisi yang terluka. Namun diduga ada KKB yang terluka bahkan kemungkinan tewas.

“Banyak darah yang berceceran yang diduga berasal dari anggota KKB,” kata Tony.

Tony menambahkan, selain berhasil mengevakuasi jenazah korban, pihaknya juga mendapatkan satu pucuk senapan serbu/SS 1 serta 400 butir amunisi.

Senpi SS 1 yang berhasil diperoleh sesaat setelah baku tembak dengan KKB merupakan senpi organik Polri yang dicuri saat menyerang Polsek Pireme tahun 2016 lalu.

Saat ini senpi dan amunisi sudah diamankan di Polres Lanny Jaya di Tiom. Sedangkan jenazah Yanmar dievakuasi ke Wamena melalui jalan darat, dan Minggu (4/11), diterbangkan ke Makassar melalui Jayapura untuk dimakamkan di kampung halamannya, kata Tony.

Pewarta: Evarukdijati.[]Sumber: antaranews.com