BANDA ACEH – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh mengadakan rapat pleno bulanan di Sekretariat KONI Aceh, Banda Aceh, 7 November 2017. Agenda rutin ini dipimpin Ketua Umum KONI Aceh H. Muzakir Manaf atau Mualem didampingi Ketua Harian KONI H. Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak, dan Sekretaris Umum KONI M. Nasir, MPA.

Turut hadir para Wakil Ketua KONI Aceh, T. Rayuan Sukma, Musa Bintang, Bachtiar Hasan, Faisal Saifuddin dan sejumlah pejabat dan pengurus KONI Aceh lainnya. Agenda yang dibahas dalam rapat dipimpin Mualem kali ini antara lain, evaluasi pelaksanaan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Desentralisasi tahun 2017, evaluasi pelaksanaan Pra-PORA 2017, evaluasi rencana tuan rumah PON bersama dengan Sumatera Utara, realisasi anggaran hingga awal November 2017, dan beberapa agenda lainnya terkait peningkatan prestasi olahraga Aceh.

Terkait evaluasi pembinaan atlet pada Pelatda Desentralisasi 2017, Mualem menekankan kepada para pengurus melalui tim Monev untuk lebih giat melakukan monitoring atlet-atlet binaan KONI Aceh. “Paling tidak, (lakukan monitoring dan evaluasi) sebulan dua kali,” tegas Mualem.

Mualem juga menekankan, hasil monitoring tersebut harus segera ditindaklanjuti. Jika terjadi penurunan kemampuan atlet, harus segera dicari tahu penyebab dan merumuskan solusinya. “Perlu evaluasi yang lebih matang, tapi jangan ambil langkah yang terburu-buru. Saya mohon dapat dimaksimalkan dengan matang. Jangan lupa untuk melihat potensi atlet-atlet di seluruh Aceh,” katanya. “Apalagi PON tahun 2020 di Papua nanti akan sangat ketat persaingan,” kata Mualem.

Ketua Harian KONI Aceh Abu Razak melaporkan kepada Mualem bahwa Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sudah menandatangani MoU rencana tuan rumah bersama dengan Sumatera Utara. “Besok pagi akan ada pertemuan dengan KONI dan pimpinan daerah Sumatera Utara di Sekretariat KONI Aceh,” ujar Abu Razak.

Kepada para pengurus yang terlibat dalam tim pemenangan tuan rumah PON bersama, Abu Razak meminta agar tim ini untuk bergerak cepat, mengingat waktu pendaftaran sebagai calon tuan rumah semakin singkat.

T. Rayuan Sukma mewakili tim pemenangan tuan rumah PON menyerahkan MoU yang sudah ditandatangani oleh Gubernur Aceh kepada Mualem selaku Ketua Tim Pemenangan PON. Dalam waktu dekat MoU tersebut akan dibawa ke Medan untuk ditandatangani oleh Gubernur Sumut.

“Selain MoU ini, ada hal-hal administrasi lainnya yang akan segera kita persiapkan,” kata M. Nasir.

Rapat ini juga menetapakan jadwal pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) KONI Aceh yang recananya akan dilakasanakan pada awal Desember 2017 di Banda Aceh, dan menunjuk M. Nasir, MPA sebagai ketua panitia.[](rel)