Selasa, Juli 23, 2024

Dinkes Gayo Lues Keluhkan...

BLANGKEJEREN - Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues mengeluhkan proses pencairan keuangan tahun 2024...

H. Jata Ungkap Jadi...

BLANGKEJEREN – H. Jata mengaku dirinya ditunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menjadi Pj....

Bandar Publishing Luncurkan Buku...

BANDA ACEH - Penerbit Bandar Publishing Banda Aceh meluncurkan sekaligus dua karya Dr....

Rombongan Thailand Selatan Kunjungi...

BANDA ACEH – Delegasi dari berbagai lembaga di Thailand Selatan mengunjungi Kantor Partai...
BerandaFK Unsyiah Gelar...

FK Unsyiah Gelar Konferensi Internasional

BANDA ACEH – Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan konferensi internasional bernama The 2nd Syiah Kuala International Conference on Medicine and Health Sciences (SKIC-MHS) 2018.

Acara ini berlangsung selama dua hari pada 7-8 September 2018 di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, yang diikuti akademisi dari berbagai universitas di Indonesia, Taiwan, Malaysia, hingga Australia.

Ketua penyelenggara SKIC-MHS, Dr. dr. Kurnia Fitri Jamil SpPd, M.Kes mengatakan, tema yang diangkat dalam konferensi ini adalah Tropical Medicine and Non-communicable Diseases: from Basic to Clinical Approach.

“Ada 93 paper yang datang dari seluruh Indonesia, tidak hanya dari Fakultas Kedokteran saja, tetapi juga dari berbagai bidang ilmu yang memiliki ketertarikan dengan bidang ini,” ungkap Dr. dr. Kurnia, Jumat, 7 September 2018.

Ia juga berharap agar paper yang terdaftar dapat lolos masuk ke jurnal internasional yang terindeks Scopus, sehingga dapat membuat Unsyiah lebih baik di bidang publikasi internasional.

Dekan FK Unsyiah, dr. Maimun Syukri Sp.PD (K), yang juga menjadi keynote speaker mengatakan, jika konferensi ini menjadi tempat bertemu para pengajar dan peneliti sehingga dapat berdiskusi terkait berbagai isu kesehatan. Maimun sendiri akan menyampaikan materi tentang Modifikasi Gaya Hidup sebagai Pencegahan Primordial Penyakit Ginjal Kronis.

Rektor Unsyiah, Prof. Ir. Samsul Rizal M.Eng., sangat mengapresiasi keberlangsungan konferensi ini. Menurut Samsul, isu kesehatan sangat penting untuk dibahas karena di Indonesia infeksi tropis dianggap sebagai kasus penyakit nomor satu. Ia juga berharap konferensi ini dapat rutin digelar setiap tahunnya dengan mengundang lebih banyak lagi peneliti dan akademisi dari berbagai universitas.

Dalam kegiatan ini, turut dilakukan penandatanganan MoU kerja sama antara Unsyiah dan Universitas Kebangsaan Malaysia. Kerja sama ini meliputi pertukaran dosen, mahasiswa, penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat. []

Baca juga: