LHOKSUKON – Mobil pick-up Grand Max BK 9628 DB hancur akibat bertabrakan dengan truk tangki bermuatan minyak sawit BK 8162 PH di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Trieng, Kemukiman Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Selasa, 25 April 2017, sekitar pukul 05.15 WIB.

Dua orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas, dan seorang lainnya luka berat. Kejadian itu sempat membuat arus lalu lintas macet selama 30 menit, karena mobil Grand Max terhenti tepat di badan jalan. Selain itu, kasur busa dan kasur Palembang muatan Grand Max juga berserakan di badan jalan. Bahkan, beberapa di antaranya terlempar ke atas truk tangki. (Baca: Grand Max Kontra Truk Tangki Minyak Sawit, Dua Tewas di Aceh Utara)

“Penumpang Grand Max yang tewas, Jumari, 32 tahun, warga Gang Rukun Rengas Pulau Kota Medan. Sedangkan penumpang Grand Max yang luka berat, M. Prio, 30 tahun, dengan alamat yang sama,” ujar Kasat Lantas Polres Aceh Utara AKP Ikmal.

“Namun, saya belum dapat identitas sopir Grand Max yang tewas akibat terhimpit dalam rongsokan mobil karena kecelakaan itu. Kita tunggu keluarganya datang dulu, baru kita ketahui identitasnya,” ucap Ikmal.

Sementara truk tangki, kata Ikmal, dikemudikan Mulyadi, 38 tahun, warga Gampong Kandang, Kecamatan Muara Batu, Kota Lhokseumawe. (Baca: Ini Identitas Korban Tewas Tabrakan Grand Max Kontra Truk Tangki di Aceh Utara)[]