LHOKSEUMAWE Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh (FP Unimal) menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan Badan Kerja sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) wilayah Barat yang akan digelar di Lhokseumawe pada penghujung Juli 2016.
BKS-PTN merupakan seminar dan rapat tahunan atau Semirata yang setiap tahun dilaksanakan secara rutin. Tahun 2016 ini Semirata bidang ilmu pertanian akan diselenggarakan oleh FP Unimal dengan tema Merancang Masa Depan Pertanian Indonesia di Era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), kata Dekan FP Unimal Dr. Ir. Mawardati, M.Si., kepada para wartawan di Lhokseumawe, Rabu, 11 Mei 2016.
Ketua pelaksana, Dr. Ir. Halim Akbar, M.Si., mengatakan, kegiatan BKS-PTN wilayah Barat bidang pertanian meliputi seminar nasional yang akan diisi Menteri Pertanian RI, Gubernur Aceh, Dr. Ir. Ageng Setiawan Herianto, M.Sc (Assistant of Food and Agricultural), Prof. Dr. Ir. Abubakar Karim, M.S., dan Wali Kota Lhokseumawe.
Selanjutnya seminar paralel hasil-hasil penelitian bidang pertanian, rapat tahunan dekan serta ditutup dengan kegiatan fieldtrip dan ekowisata. Semirata akan dilaksanakan pada 28-30 Juli 2016. Di mana pada 28-29 Juli dipusatkan di gedung ACC Unimal Lhokseumawe, sedangkan 30 Juli dilaksanakan fieldtrip ke Kota Sabang, kata Halim Akbar.
Halim menargetkan kegiatan ini akan diikuti 600 peserta yang merupakan para dosen dari PTN dan perguruan tinggi swasta, peneliti, para pengambil kebijakan, petani sukses, LSM dan mahasiswa.
Mawardati menambahkan, BKS-PTN wilayah Barat mencakup PTN di Pulau Sumatera, Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Provinsi Jawa Barat. Saat ini, kata dia, terdapat sekitar 19 PTN bergabung dalam BKS-PTN wilayah Barat yang meliputi berbagai keilmuan seperti pertanian, kehutanan, perikanan dan lainnya.
Saat ini pembangunan sektor pertanian di Indonesia masih tertinggal dibandingkan beberapa negara Asean lainnya. Ini merupakan masalah yang harus mampu dicarikan solusinya. Semirata 2016 bidang ilmu pertanian diharapkan menghasilkan rancang bangun pertanian di era MEA ini, kata Mawardati.[] (idg)



