LHOKSEUMAWE – Sejumlah pihak terus menyatakan dukungan terhadap aksi Kapolres Aceh Utara, AKBP Untung Sangaji yang dinilai berani mengamankan sejumlah waria dari lima salon pada Sabtu, 27 Januari 2017 lalu. Front Pembela Islam (FPI) Aceh bahkan menyebut Untung Sangaji sebagai pahlawan Aceh Utara.
“Menurut kami Untung Sangaji adalah pahlawan, beliau bertindak karena cinta negeri dan tidak ingin rakyat negeri ini diazab oleh Allah SWT karena ada kaum LGBT itu,” kata Ketua FPI Aceh, Tgk Muslim At Thahiry, dalam siaran pers yang diterima wartawan, Rabu, 31 Januari 2018.
Muslim juga meminta masyarakat tidak salah menilai tindakan Kapolres Aceh Utara itu sebagai tindakan melanggar hukum dan melanggar Hak Azasi Manusia (HAM). Muslim menilai apa yang dilakukan Untung justru karena sangat peduli terhadap HAM dengan mengembalikan manusia kepada fitrahnya.
“Waria itu tidak hanya diamankan, tapi juga dibina dan diajak untuk menjadi lelaki sejati. Hal tersebut patut diapresiasi oleh semua pihak, dan patut dicontoh untuk memberantas kaum yang berprilaku menyimpang itu di Aceh yang kita cintai ini,” katanya.
Muslim turut mengajak para Kapolres lain di Aceh untuk berperan memberantas prilaku LGBT. Langkah itu menurutnya untuk menyelamatkan generasi masa depan agar benar-benar sehat jasmani dan rohani.
“Kami doakan agar pak Untung Sangaji sehat dan terus berbuat yang terbaik bagi bangsa ini, dan semoga menjadi Kapolri,” kata Muslim.[]


