Kamis, Juli 25, 2024

BI Lhokseumawe Gelar ToT...

LHOKSEUMAWE - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota...

PPK Sawang: Uang Operasional...

ACEH UTARA - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sawang di bawah Komisi Independen Pemilihan...

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...
BerandaNewsGadis Cantik Indrapuri...

Gadis Cantik Indrapuri Ini Berhasil Jadi Lulusan Terbaik di UIN Sunan Kalijaga

BANDA ACEH – Rizqa Fithri, asal Indrapuri, Aceh Besar, berhasil menjadi lulusan terbaik di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Jogjakarta, Sabtu, 27 Februari 2016. Gadis yang sehari-hari dipanggil Rizqa ini, menjadi wisudawan terbaik setelah menyelesaikan studi di Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir di Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta dalam waktu 3 tahun 2 bulan dengan IPK 3,8.

Gadis buah hati dari pasangan Ilyas dan Mariana ini menempuh studi di UIN Jogja dengan mendapatkan beasiswa penuh dari Kementrian Agama Republik Indonesia melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Rizqa memulai pendidikannya di MIN Indrapuri dan melanjutkan pendidikan menegah di Pondok Pesantren Omar Diyan. Rizqa juga menjadi lulusan terbaik saat menyelesaikan studinya di Pesantren Omar Diyan.

Kecintaannya terhadap Alquran dan Ilmu Agama, tidak hanya membuatnya memilih jurusan Ilmu Aquran dan Tafsir tetapi juga memilih untuk tinggal di pesantren selama menjadi mahasiswa. Dengan demikian dia tetap bisa terus menimba ilmu di pesantren, selain di kampus. Rizqa adalah santri di Pondok Pesantren An-Najwah, Kabupaten Sleman, Jogjakarta. Selama di pesantren, Rizqa juga berhasil menghafal 10 Juz Alquran.

Sejak sekolah menengah dan menjadi mahasiswa, gadis kelahiran Meureu Ulee Titi, Indrapuri, ini juga aktif di beberapa organisasi. Diantaranya seperti PII dan organisasi intra kampus. Rizqa juga pernah beberapa kali menjuarai berbagai perlombaan dan ikut berbagai pelatihan untuk mengasah soft skill dan leadershipnya.

Dia mengaku keberhasilan yang diraih adalah berkat semangat pantang menyerah untuk terus belajar. Hal paling penting adalah karena doa orang tua. 

“Niat untuk berbakti kepada orang tua kalau dijadikan semangat untuk melakukan apapun pasti sukses,” kata Rizqa. 

Gadis yang bercita-cita menjadi dosen dan pakar tafsir ini berencana untuk terus melanjutkan studinya sampai ke jenjang yang lebih tinggi hingga doktoral.

“Tidak ada kata berhenti untuk belajar. Belajar itu dari ayunan sampai ke liang lahat,” katanya.[]

Laporan: Fadhli Lamno

Baca juga: