REDELONG – Debat publik pasangan calon (paslon) Bupati/Wakil Bupati Bener Meriah terpaksa ditunda 30 menit lantaran terjadi gangguan pada jaringan listrik.
Penundaan itu terjadi saat paslon nomor urut 3 menjawab pertanyaan dari moderator. Saat penundaan itu sejumlah paslon sempat turun podium dan tamu undangan sempat riuh.
Setelah penundaan, petugas TVRI yang terlibat menayangkan siaran langsung dalam acara itu mengumumkan permintaan maaf atas kejadian tersebut.
Petugas TVRI memaparkan telah terjadinya gangguan pada Miniature Circuit Breaker (MBC), yaitu saklar atau perangkat elektromekanis yang berfungsi sebagai pelindung rangkaian instalasi listrik dari arus lebih (over current) di Gedung Olah Raga (GOR), tempat dilaksanakannya debat publik paslon.
Di hadapan sejumlah tamu undangan dan paslon, petugas TVRI itu juga berharap agar kandidat yang berhasil menjadi Bupati Bener Meriah dapat mengatasi masalah kekurangan listrik di Bener Meriah.
Debat paslon Bupati/Wakil Bupati Bener Meriah digelar sejak pukul 15.30 WIB di GOR Bener Meriah. Tampil sebagai Tim Panelis Prof. Dr. Sukiman, M.Si., dari UIN Sumatera Utara, Dr. Yahya Kobat, M.Si., dosen Kopertis Wilayah Aceh dan Dr. Alfiansyah, Wakil Rektor III Unsyiah.[]

