ACEH TENGAH – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mengadakan workshop pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Aceh tahap ketiga, di Hotel Bayu Hill Aceh Tengah, 27-29 Maret 2019.
Workshop Karhutla itu Kepala Pelaksana BPBA, H. Teuku Ahmad Dadek, S.H., dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tengah, Karimasyah, Rabu, 27 Maret 2019, malam.
Kegiatan itu diikuti unsur dari Dinsos Aceh Tengah, Dinas Sosial Bener Meriah, Dinas Sosial Aceh Utara, BPBD Aceh Tengah, BPBD Bener Meriah, BPBD Aceh Utara, KPH Wilayah II, KPH wilayah III, KPH Wilayah V, dan TNI, Polri serta dinas terkait lainnya dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang.
Adapun pemateri dari BNPB, BMKG, Kodam Iskandar Muda, Polres Aceh Tengah dan DLHK Aceh.
Kalak BPBA Teuku Ahmad Dadek, menyampaikan, bahwa pentingnya workshop Karhutla tersebut, karena selama tiga tahun terakhir ini pihaknya berhasil melakukan upaya-upaya pencegahan dan kesiapsiagaan, berkat kerjasama dan kerja keras dari pihak TNI, Polri, BPBD dan pihak lainnya yang terlibat.
“Oleh karena itu, kita berharap peserta (workshop) dapat lebih memahami kebijakan nasional tentang Karhutla tersebut, juga potensi kebakaran hutan dan lahan tahun 2019 serta partisipasi TNI dan masyarakat dalam Karhutla, penegakan hukum dalam kebakaran hutan serta kebijakan Pemerintah Aceh dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan,” ujar Ahmad Dadek dalam keterangannya diterima portalsatu.com/, Kamis, 28 Maret 2019.
Sekda Aceh Tengah, Karimansyah, menyebutkan, workshop ini bertujuan mengatasi dan mencegah terjadinya Karhutla, dan pengetahuan serta ilmu yang didapatkan untuk dapat diimplementasikan kepada masayrakat.
“Karhutla tersebut faktor utamanya adalah akibat kelalaian orang-orang yang berdekatan dan bersinggungan dengan lahan dan hutan. Paling penting disini bagaimana kita melakukan upaya pencegahan dan penanganan dengan dukungan masyarakat, jika masyarakat tidak peduli bagaimana kita menjaga sumber daya alam, maka kebakaran-kebakaran terus terjadi dan bencana besar lainnya akan terus menerus terjadi. Tindakan tegas juga harus dilakukan agar tidak terjadi Karhutla akibat dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab,” ujar Karimansyah.[]



