IDI RAYEK- Akibat gelombang tinggi nelayan wilayah Idi berhenti melaut sehingga harga ikan di Tempat Pelelangan Ikan Idi Rayek hari ini melambung tinggi, Jum’at 29 Januari 2016.

Harga ikan yang turut meningkat yakni jenis ikan tongkol mencapai harga Rp. 25.000 per kilogramnya. Bahkan menurut keterangan beberapa nelayan tradisiional di wilayah tersebut, selain harga ikan melambung, pendatangan ikan jenis lain pun sangat langka dalam pekan ini.

Salah satu nelayan asal Peudawa, Jamaluddin, saat ditemui portalsatu.com di TPI Idi menyebutkan, sudah hampir sepekan banyak nelayan tidak berani melaut akibat gelombang tinggi.” 

Ini sebabnya ikan mahal, dan hanya satu jenis ikan saja, cuma eungket suree sagai yang na, nyan pih yum that meuhai dari 12.000 jeut keu 25.000 (Cuma ikan tongkol yang ada, itu pun harganya sangat mahal, dari 12 ribu per kilogram menjadi 25 ribu,” kata Jamal.

Jamal juga mengatakan ikan tongkol yang ada saat ini hanya didapatkan  dari beberapa nelayan yang memberanikan diri untuk melaut dalam beberapa hari yang lalu. Tapi kata dia, dalam dua hari ini semua nelayan sudah pulang lantaran gelombang laut semakin parah.

“Ikan suree ini sisa yang kemarin ada beberapa nelayan yang berani melaut, tapi mulai hari Kamis kemarin tidak ada yang ke laut lagi,”  kata Jamal.[](tyb)