JAKARTA – Pada 13 Februari 2013-2017, genap 4 tahun hari pahlawan nasional Patani (Thailand Selatan), hari pahlawan nasional Patani (Thailand Selatan) adalah hari angkatan geriliyawan Patani (Thailand Selatan) yang mengadakan operasi secara besar-besaran di sebuah kem tentera Thailand di kawasan Beluka Samok Daerah Bachok Wilayah Narathiwat, pada Rabu (13/02/2013).

Operasi ini berakhir dengan gugurnya 16 orang angkatan geriliyawan Patani (Thailand Selatan) di kawasan kem tentera Thailand. Pihak tentera Thailand mengatakan angkatan geriliyawan Patani (Thailand Selatan) yang bersama-sama dalam operasi tersebut seramai 50 orang angkatan geriliyawan Patani (Thailand Selatan) lainnya.

Dalam operasi angkatan geriliyawan Patani (Thailand Selatan) menyebabkan beberapa orang tentera Thailand cendera parah dan tewas di tempat kejadian.

Operasi ini merupakan serangan paling ambisius di Thailand dalam beberapa tahun akhir ini dengan gugurnya 16 orang angkatan geriliyawan Patani (Thailand Selatan).

Sebuah laporan dari International Crisis Group (ICG) yang dirilis pada akhir Desember 2013 mengatakan angkatan gerilyawan Patani (Thailand Selatan) kini semakin berani dan semakin kuat.

“November 1785-2017, genap 232 tahun Patani (Thailand Selatan) dijajah oleh Thailand, pada tahun 2004 obor-obor revolusi kembali tercetus di kawasan yang berpenduduk etnis melayu Patani (Thailand Selatan) setelah puluhan tahun menyesepi,” ujar Aiman Bin Ahmad, Kordinatur Aliansi GEMPITA, 13 Febuari 2017.

Angkatan geriliyawan Patani (Thailand Selatan) yang menuntut keadilan dan kebebasan di atas sebuah negara yang merdeka di empat Profinsi Thailand Selatan yaitu Profensi Patani, Profensi Yala, Profensi Narathiwat, Profensi Setul dan Profensi sebahagian dari Songkla. Thailand Selatan adalah negara yang berdekatan dan perbatasan Malaysia.[] (rel)