Minggu, Juni 23, 2024

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...

Kapolsek Baru Bongkar Sabu...

LHOKSEUMAWE - Kapolsek Dewantara Ipda Fadhulillah bersama anggotanya berhasil menangkap pemuda berinisial MM...

Pilkada Subulussalam: Resmi Daftar...

SUBULUSSALAM - Bakal Calon Wali Kota Subulussalam, Fajri Munthe menyerahkan berkas pendaftaran sebagai...
BerandaNewsGeram Buah Naga...

Geram Buah Naga Rp1.000 Per Kilo, Petani Ini Buang Hasil Panen ke Sungai

Harga jual buah naga di kalangan petani Banyuwangi, Jawa Timur, anjlok hingga mencapai Rp 1.000 per kilogram. Geram dengan kondisi ini, para petani membuang hasil panennya ke sungai. Namun ada pula yang menjadikan buah naga sebagai campuran pakan ternak.

Fauzi, salah satu petani di Desa Kedung Asri, Tegal Dlimo menuturkan, menurunnya harga jual buah naga lantaran serentaknya masa panen di sejumlah daerah. Dia akhirnya memilih tak memanen buah naga.

“Karena harga anjlok cuma Rp 1.000 dan banyak pengepul yang tutup, tidak mengirim. Terpaksa dibiarin,” kata Fauzi kepada Indosiar, 22 Januari 2019.

Sementara itu, dalam video yang tersebar memperlihatkan seorang petani yang mengenakan topi biru membuang buah naga ke sungai. Hal ini sebagai protes lantaran anjloknya komoditas tersebut.

“Enggak laku, dibuang saja,” ujar dia.

Sedangkan petani Dadang Setiawan, mengakali agar tanamannya tak cepat berbuah dengan mengurangi pemberian pupuk. Namun untuk buah naga yang sudah matang, terpaksa dijadikan sebagai campuran untuk pakan ternak. “Karena banyak yang busuk di batang,” ceritanya.

Anjloknya buah naga disebabkan sejak sebulan terakhir terjadi panen raya di beberapa daerah. Padahal saat sebelum panen raya, harga buah naga bisa dijual Rp 12 ribu hingga Rp 19 ribu per kilogram.[]Sumber: merdeka.com

Baca juga: