28 C
Banda Aceh
Selasa, September 27, 2022

Gubernur Aceh Grand Launching BAS di Jakarta

JAKARTA – Gubernur Aceh Nova Iriansyah selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Aceh Syariah (BAS), melakukan grand launching Kantor Cabang BAS di Jakarta, Senin, 31 Januari 2022. Nova berharap agar BAS mampu bersaing dengan bank lainnya di tingkat nasional yang sudah lebih dulu hadir di Jakarta.

“Sebagai pemegang saham pengendali, Saya berharap Bank milik rakyat Aceh ini dapat terus tumbuh dan berkembang sebagaimana filosofi dalam bunga seulanga yang ada pada logo Bank Aceh. Dan juga dapat bersaing dengan bank-bank lain yang telah lebih dahulu hadir di tengah pusat kota Jakarta,” kata Gubernur Aceh pada acara Customer Gathering Bank Aceh cabang Jakarta, di Grand Ballroom, Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Senin, malam.

Nova mengatakan kegiatan bertemakan “The Wonder of Nanggroe” ini menandai puncak acara bagi kehadiran BAS di Jakarta. Seperti diketahui bersama, pada 20 Desember 2021 lalu, sudah dilakukan soft opening BAS cabang Jakarta yang berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat.

“Tentunya ini menandai ekspansi aktivitas perekonomian Aceh di pusat ibu kota negara. Capaian ini sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh pemegang saham BAS, yaitu Pemerintah Aceh, dan kabupaten/kota di seluruh Aceh,” katanya.

Ia menyebutkan BAS Cabang Jakarta merupakan representasi dukungan Pemerintah Aceh terhadap aktivitas layanan transaksi perbankan di tengah persaingan yang sengit di sektor perbankan. Karena itu, kehadirannya harus mampu memberikan dukungan bagi akselerasi pengelolaan keuangan, baik kepada sektor privat, swasta, maupun pemerintah daerah.

“BAS Jakarta harus mampu menjadi representasi bagi kemajuan perekonomian Aceh,” sebutnya.

Apalagi, kata Nova, persaingan antarbank akan semakin ketat dengan kehadiran teknologi keuangan (financial technology/fintech) yang lebih praktis digunakan masyarakat. Pengembangan teknologi informasi di sektor perbankan terus berkembang sesuai tuntutan zaman serta nasabah yang tinggi ekspektasinya terhadap layanan perbankan.

“Alhamdulillah, BAS sebagai salah satu lembaga keuangan yang menjadi pionir bagi tranformasi perbankan syariah, telah melakukan transformasi pada jalur dan waktu yang tepat,” kata Gubernur.

Gubernur Aceh mengatakan BAS dalam beberapa tahun terakhir juga telah mampu menghadirkan sejumlah layanan transaksi berbasis digital, yang telah familiar dengan aktivitas transaksi sehari-hari.

“Layanan transaksi seperti Action Mobile Banking, Integrasi Quick Response Indonesian Standard (QRIS), Uang Elektronik (Pengcard), Kartu Debit dan lainnya, telah menjadi produk andalan yang saat ini sangat diminati oleh nasabah maupun masyarakat Aceh,” katanya.

Selain itu, Nova juga menjelaskan terkait dengan tema acara “The Wonder of Nanggroe” itu, terinspirasi oleh keajaiban yang dimiliki Aceh, yang merupakan sebuah tanah tempat sejuta catatan sejarah dan keajaiban pernah terjadi.

“Aceh mencapai kejayaannya di abad ke-16 pada masa Sultan Iskandar Muda. Di bawah kekuasaannya, Aceh berhasil menaklukkan Pahang, yang merupakan sumber timah utama dan melakukan penyerangan terhadap Portugis di Melaka,” jelasnya.

Nova menambahkan, ‘The Wonder of Nanggroe’ juga menghadirkan Kupiah Meuketop sebagai simbol utama. Simbol ini memiliki filosofi mendalam bagi Masyarakat Aceh. Warna yang dipakai memiliki makna tersendiri, merah melambangkan kepahlawanan, kuning kerajaan, hijau agama, hitam ketegasan, dan putih bermakna keikhlasan, yang kemudian menjadi rambu kehidupan masyarakat Aceh hingga saat ini.

“Maka di hari yang berbahagia ini, saya atas nama Gubernur Aceh tentunya mengharapkan dukungan dari seluruh pihak untuk dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung tumbuh kembangnya potensi ekonomi Aceh bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah (BAS), Haizir Sulaiman, mengatakan sebagai lembaga keuangan yang telah menjadi inspirasi bagi lahirnya bank daerah, dan transformasi ke sistem perbankan syariah, BAS akan terus meningkatkan layanan dalam meyambut era baru layanan transaksi keuangan.

Haizir juga menceritakan, perjalanan sejarah BAS dari NV Bank Kesejahteraan Aceh melalui banyak halangan dan rintangan, tebing curam nan melelahkan. Pun demikian, semua tantangan tersebut mulai dari konflik Aceh, krisis moneter hingga tsunami 2004 dapat dilalui oleh BAS hingga berhasil membuka cabangnya di Jakarta, saat ini.

“Kehadiran kami di ibu kota akan menjadi awal baru dalam menggapai visi menjadi Bank Syariah Terdepan dan Terpercaya dalam Pelayanan di Indonesia, dan menjadi cabang ke 26 Bank Aceh,” ujarnya.

The Wonder of Nanggroe, tambah Haizir menjadi semangat atau spirit sekaligus simbol bagi BAS di masa yang akan datang, dengan mengikuti jejak kejayaan Aceh di masa lalu.

“BAS akan menjadi bagian lembaga keuangan yang mampu bersaing dengan bank-bank nasional. Dan juga menjadi bagian penting bagi arah pengembangan perbankan syariah dan pembangunan ekonomi nasional,” kata dia.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Aceh, Mustafa Abubakar yang juga mantan Pj. Gubenur Aceh mengajak seluruh paguyuban Aceh di Jakarta untuk membuka rekeningnya di bank Aceh, terutama masyarakat Aceh yang saat ini berada di bawah asuhan Taman Iskandar Muda (TIM).

“Kita juga meminta dukungan dari organisasi masyarakat Aceh lainnya di Jakarta. Dengan begitu, BAS akan mampu berkembang cepat,” jelasnya.

Mustafa juga mengingatkan, sebagai daerah “Modal dan Model”, Aceh harus mampu berkembang dan bersaing di tengah ibukota, termasuk kehadiran BAS di tengah-tengah ibukota, yang sejak lama diharapkan masyarakat Aceh di perantauan.

Turut hadir Plt. Kepala Sekretariat Wakil Presiden RI, Prof. Erani Yustika, Sekjen DPR RI, Dr. Indra Iskandar, Wali Nanggroe Aceh, PYM Tgk. Malik Mahmud Al-Haytar, anggota Dewan Perwakilan Daerah RI Aceh, Ketua DPRA, H. Dahlan Djamaluddin, para Bupati dan Wali Kota Aceh, Ketua DPRK Kabupaten/Kota Aceh, Ketua TP PKK Aceh, Ir Dyah Erti Idawati, MT, Dirjen Bina Adminitrasi Kewilayahan Kemendagri, Dr. Syafrizal ZA, Sekda Aceh, Taqwallah, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia, Arief Hartawan, Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh, Almuniza Kamal, dan sejumlah tamu kehormatan dan undangan lainnya.[](ril)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Abu Tumin Wafat

BIREUEN - Aceh kembali berduka. Ulama kharismatik Aceh, Tgk. Muhammad Amin Mahmud akrab disapa...

Elmansyur Peduli Bantu Modal Usaha untuk Kaum Disabilitas di Aceh Utara

LHOKSUKON - Lembaga Elmansyur Peduli yang berkecimpung di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial, menyerahkan...

Turnamen Wali Kota CUP II Dimulai, 40 Klub Jajal Lapangan Baru Pegayo Gunakan Rumput Standar FIFA

SUBULUSSALAM - Sebanyak 40 klub desa mengikuti turnamen sepak bola Wali Kota Subulussalam CUP...

Jabatan Dirut Perumda Tirta Pase Berakhir Bulan Depan, Pemkab Aceh Utara Sebut Dua Kemungkinan

LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sampai saat ini belum memulai proses seleksi calon...

Angka Stunting Gayo Lues Tertinggi di Aceh, Kejari Ajak Camat dan Pengulu Lakukan Ini

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri Gayo Lues memberikan bantuan kepada seratusan warga dalam kegiatan Adhyaksa...

Hari Ini, Didiskusikan Seni Budaya dalam Pandangan Islam

BANDA ACEH - Para tokoh dari semua stakeholder akan mendiskusikan terhadap pandangan seni budaya...

Forhati Aceh Gelar Muswil, Tetapkan Program Kerja, dan Pilih Presidium Baru

BANDA ACEH - Pengurus Wilayah Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Aceh menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil)...

Pererat Silaturahmi, Permasa Kepri Gelar Turnamen Mini Soccer

Demi menjaga ukhuwah dan tali silaturrahim, Perkumpulan Masyarakat Aceh (Permasa) Kepulauan Riau menggelar turnamen...

Dirut PT Bina Usaha Diangkat Kembali Sampai 2027, Begini Reaksi Ketua Komisi III DPRK

LHOKSUKON – Diduga secara diam-diam Bupati Aceh Utara periode 2017-2022, Muhammad Thaib, menjelang berakhir...

Mahakarya Raspadori Seret Inggris ke Degradasi

Oleh Yulia Erni* Malang benar nasib Inggris dalam pertarungan ke-5 di Liga A Grup 3...

Peduli Pendidikan, Relawan HMI Mengajar di SMA Pedalaman Aceh Utara

LHOKSUKON - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe-Aceh Utara telah melaksanakan kegiatan pengabdian "HMI...

Rekanan Sebut Rehabilitasi Bendung Irigasi Krueng Pase Baru 35 Persen

ACEH UTARA - Progres proyek rehabilitasi Bendung Irigasi Krueng Pase di Gampong Pulo Blang,...

Putra Aceh Pimpin Immapsi, Pelantikan di Universitas Negeri Malang

MALANG - Putra Aceh, Athailah Askandari, terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Manajemen Pendidikan/Administrasi...

Pegiat Sejarah Minta Situs Makam Ulama Kesultanan Aceh Darussalam di Lamdingin Tetap Dilindungi Pada Posisinya

BANDA ACEH - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh mengadakan acara rapat yang...

Ratusan Pendaftar Calon Panwascam di Aceh Utara

ACEH UTARA - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Utara menyebutkan pendaftar calon pengawas pemilu...

Pemerintah Aceh Fasilitasi Pemulangan Dua Pemuda

JAKARTA - Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) membantu memfasilitasi pemulangan dua pemuda Aceh dari...

39 Warga Lhokseumawe Terjangkit DBD, Begini Antisipasinya

LHOKSEUMAWE - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe mencatat sebanyak 39 warga di daerah ini...

HMI dan Dinkes Buka Pelayanan Kesehatan Gratis di Pedalaman Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara melaksanakan kegiatan pengabdian yang...

Kadis DLH: Sampah di Lhokseumawe 108 Ribu Kg Per Hari, Butuh Depo untuk Pengolahan

LHOKSEUMAWE - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe mencatat produksi sampah di daerah ini...

AHM Luncurkan Supersport New CBR250RR Berkarakter Big Bike

Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan New CBR250RR dengan mengadopsi karakter motor...