TAPAKTUAN – Longsor kembali terjadi di ruas jalan lintasan nasional Tapaktuan–Medan tepatnya kawasan tanjakan jalan berliku Gunung Alur Naga Gampong Panjupian, Kecamatan Tapaktuan. Longsor batu besar yang menutupi badan jalan negara tersebut terjadi, Senin, 27 Februari 2017, sekitar pukul 12.45 WIB. Dua hari sebelumnya atau Sabtu malam lalu, kejadian serupa terjadi di perbatasan Gampong Lhok Bengkuang dengan Gampong Batu Itam.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, batu longsor ke badan jalan pada Senin siang tersebut terjadi secara tiba-tiba. Saat batu jatuh, cuaca di wilayah tersebut mendung disertai curah hujan intensitas sedang.

Beruntung saat batu berukuran sedang dan besar dengan jumlah mencapai puluhan jatuh dari gunung yang menjulang tinggi di sisi badan jalan negara tersebut, tidak ada kendaraan bermotor yang sedang melintas. Sehingga tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK melalui Kapolsek Kota Tapaktuan AKP Mustafa ditemui di lokasi menyebutkan, setelah terjadi longsor batu ke badan jalan, arus lalu lintas sempat terganggung selama beberapa saat. Petugas kepolisian yang sudah tiba di lokasi langsung menutup akses jalan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa.

“Arus lalu lintas sempat lumpuh beberapa saat, karena akses jalan harus kita tutup beberapa saat untuk menghindari jatuh korban jiwa. Sebab batu–batu gunung berukuran sedang dan besar dalam jumlah banyak tersebut terus berjatuhan dari atas gunung. Bahkan longsoran batu tersebut juga turut serta menyeret sejumlah pohon kayu dari atas gunung ke badan jalan,” ucapnya.

Untuk memulihkan arus lalu lintas, petugas kepolisian bersama Dinas Pekerjaan Umum Aceh Selatan mengerahkan satu unit alat berat loader ke lokasi untuk membersihkan seluruh material batu dan kayu yang menutupi badan jalan yang dibangun berkonstruksi kantilever di sepanjang tebing gunung tersebut.

Pantauan di lokasi, proses pembersihan material batu dan kayu dari badan jalan sampai berita ini dikirim ke redaksi pada pukul 15.10 WIB masih terus berlangsung. Sedangkan arus lalu lintas sudah normal kembali di bawah pengawalan petugas kepolisian yang memberlakukan sistem buka tutup.

Menyikapi kejadian longsor batu yang terjadi sejak beberapa hari terakhir, Kapolsek Kota Tapaktuan AKP Mustafa mengimbau para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di kawasan tersebut agar ekstra berhati-hati. Sebab dengan cuaca sering hujan selama ini sangat berpotensi akan kembali terjadi longsor susulan.

“Imbauan ini khususnya kami tujukan kepada para pengendara yang melintas pada malam hari apalagi saat cuaca sedang diguyur hujan lebat. Bahkan untuk sementara waktu kami minta saat cuaca sedang hujan, mohon dihentikan dulu perjalanan melintasi kawasan gunung Tapaktuan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa,” tandas Mustafa.[]