BANDA ACEH – Sebanyak 391 jemaah haji Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang  (BTJ-04) tiba di Aceh melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Senin, 17 September 2018 sekitar pukul 23.39 WIB malam.

Kloter tersebut berasal dari Aceh Utara dan Kota Langsa terdiri atas laki-laki 160 orang, dan perempuan 231 orang.

Setelah menempuh penerbangan selama delapan jam lebih, pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA2204 yang membawa jemaah tiba di Aceh, dan disambut oleh Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah, H. Samhudi, S.Si., serta beberapa pejabat Kemenag kabupaten/kota di bandara tersebut.

"Alhamdulillah, jemaah kloter 4 sudah tiba di Aceh dengan selamat. Malam ini berbeda dengan malam sebelumnya, kerena penjemputan jemaah dalam keadaan diguyur hujan," kata Samhudi, dalam keterangannya diterima portalsatu.com/, Selasa, 18 September 2018.

Samhudi menambahkan, dengan berbagai upaya dilakukan untuk memberikan pelayanan yang maksimal dan peningkatan pelayanan jemaah. Pihaknya berharap semua pemulangan jemaah dapat berjalan dengan baik dan lancar, oleh karena itu pihaknya selalu mengevaluasi apa yang telah dikerjakan terhadap pelayanan selama pemulangan jemaah haji.

“Akan tetapi terdapat satu jemaah yang tanazul (mutasi keluar) karena sakit atas nama Tinafisah Abdullah Mahmud asal Aceh Utara, beliau masih dirawat di Rumah Sakit Ohud Madinah, Arab Saudi, karena menderita Pneumonia/Susp Corona,” ujar Samhudi.

Sementara itu, para jemaah tersebut terbang Menuju Aceh melalui Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah, Senin 17 September 2018 sekitar pukul 11.35 WAS atau 15.35 WIB.

Selanjutnya, lanjut Samhudi, setelah jemaah boarding ke bus, kemudian menuju Asrama Haji Aceh dan mengikuti serangkaian kegiatan, seperti pembagian air zam-zam, pengambilan tas koper dan pengembalian paspor. []