SUBULUSSALAM – Ratusan warga Kota Subulussalam dari lima kecamatan berduyun-duyun mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukpencapil) untuk melakukan perekaman e-KTP atau mengurus Surat Keterangan (Suket).

Pantauan portalsatu.com/, Senin, 25 Juni 2018, ramai masyarakat terlihat di Disdukpencapil Subulussalam, sejak pagi. Di dalam tampak penuh, sementara di halaman depan kantor ada yang duduk di kursi, di lantai dan di atas kendaraan roda dua.

Puluhan orang juga terlihat berdiri di pintu masuk sambil menunggu panggilan dari petugas Disdukpencapil untuk membagian Suket yang telah selesai.

Membludaknya masyarakat mengurus Suket berkaitan dengan Pilkada Kota Subulussalam pada 27 Juni atau H-2 menjelang pencoblosan.

Sekretaris Disdukpencapil Subulussalam, Bronson Boangmanalu, kepada portalsatu.com/ mengatakan, jumlah masyarakat mengurus e-KTP atau Suket meningkat sejak sebelum Ramadan 1439 H lalu.

Puncaknya terjadi pascacuti Lebaran Idul Fitri, sejak masuk kerja Kamis, 21 Juni 2018 lalu, ratusan masyarakat berduyun-duyun datang ke Disdukpencapil. 

Bahkan, Disdukpencapil terpaksa lembur dengan menambah jam pelayanan Sabtu-Minggu tetap buka, untuk menampung banyaknya warga yang mengurus Suket.

Menurut Bronson, meningkatknya jumlah warga mengurus Suket berkaitan menjelang Pilkada Kota Subulussalam 27 Juni. Aktivitas pelayanan ini masih berlangsung sampai Selasa besok. “Rata-rata setiap hari ada 100 lebih masyarakat datang ke Disdukpencapil mengurus Suket,” katanya.

Sejak Januari sampai 22 Juni 2018 sudah 4.682 Suket yang dikeluarkan Disdukpencapil kepada masyarakat yang belum mengantongi e-KTP.

Suket atau e-KTP salah satu syarat untuk dapat menyalurkan hak pilih di Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Subulussalam yang tidak terdaftar di DPT.[]