LHOKSEUMAWE –  Menjelang H-5 lebaran Idul Fitri 1437 H, sejumlah barang sembako di Kota Lhokseumawe mulai mencekik naik dari harga biasanya.

Informasi yang diterima portalsatu.com, adapun harga barang yang saat ini mengalami lonjakan seperti gula pasir, beras, telur, dan beberapa harga barang lainnya.

“Tidak hanya gula pasir, namun sejumlah bahan pokok lainnya juga mengalami lonjakan menjelang lebaran Idul fitri,” kata Jamaluddin, seorang pedagang di Pasar Pusong, Lhokseumawe, kepada portalsatu.com, Kamis 30 Juni 2016.

Jamaluddin menyebutkan, barang yang mengalami lonjakan tinggi seperti harga gula pasir sebelumnya Rp13 ribu, naik menjadi Rp20 ribu perkilonya. Sementara harga beras naik sebesar Rp3000 hingga Rp5000 ribu perkarungnya dengan segala mereka.

Hal yang sama disebutkan Faisal, pedagang kelontong di Pasar Penteut, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe. Dia mengatakan beberapa pekan terakhir sejumlah kebutuhan pokok naik drastis mulai dari gula pasir, beras dan juga minyak goreng.

Terpisah, Mutia, 35 tahun, warga Desa Kutablang, Lhokseumawe kepada portalsatu.com mengaku sangat prihatin dengan kondisi harga kebutuhan pokok naik drastis.

“Lebaran tahun ini, pastinya bagi kami kaum ibu sangat susah dalam membagikan keuangan. Sebab, lebaran berbarengan dengan tahun ajaran baru bagi anak-anak masuk sekolah. Keperluan baju lebaran, membeli baha kue dan juga untuk keperluan sekolah mereka,” kata Mutia.

Mutia menyebutkan seharusnya pemerintah Kota Lhokseumawe terus melakukan pengawasan terhadap Pasar supaya harga tidak melonjak naik  menjelang lebaran.[]