BLANGKEJEREN – H Muhammad Amru mengapresiasi upaya pemerintah pusat untuk memajukan pendidikan di daerah-daerah pelosok di Indonesia melalui Sarjana Mendidik di daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (SM-3T), dan dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada tenaga tersebut yang telah merangsang daerah tertinggal di Gayo Lues untuk mensekolahkan anak-anaknya.

“Terbukti kehadiran mereka dapat menghidupkan ajar mengajar di daerah terpencil seperti di Tongra dan Gampong Melelang, Kecamatan Terangon Gayo Lues yang berbatasan langsung dengan Blang Pidie. Dulu di daerah ini orang tua lebih memilih anaknya membantu orang tua daripada sekolah,” kata H Amru di Blangkejeren, Gayo Lues, Sabtu 16 Januari 2016.

Hal itu disampaikan politisi Partai Aceh setelah melihat langsung semangat belajar dan mengajar di Tongra dan Melelang saat menyalurkan bantuan kebutuhan sekolah kepada SDN 11 Terangon, SDN 9 Terangon, dan SMP Satu Atap Terangon.

“Itu program bagus yang patut diapresiasi,” ujar H Amru.

Dijelaskannya, saat dirinya berkunjung ke sekolah-sekolah pelosok peran SM-3T sangat besar, selain mampu merangsang murid bersekolah juga menjadikan situasi sekolah kian hidup.

“Bahkan muridnya sudah banyak, kalo dulu setiap kelas paling banyak dihuni beberapa murid saja, sekarang sudah ramai. Ini pertanda sekolah di pelosok mulai hidup. Saya mengapresiasi program tersebut, terimakasih kepada mereka yang sudah mengajar di Gayo Lues,” kata H Amru.[]