LHOKSEUMAWE – Koalisi Mahasiswa Pasee (KomPas) meminta Pemkab Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe mengadakan workshop skill atau pelatihan pengembangan keahlian kepada masyarakat. Hal itu dalam rangka menghadapi operasi program pemerintah pusat tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun.

“Ini penting. Kedua pemerintah daerah ini harus berupaya mempersiapkan tenaga ahli untuk mengisi tenaga kerja di KEK Arun mendatang,” ujar Koordinator KomPas, Khairul Rizal, kepada portalsatu.com/, Rabu, 15 November 2017.

KomPas berharap, Bupati dan Walikota dapat membangun kerja sama dengan perusahaan-perusahaan di dalam daerah dan luar daerah, seperti PT. Pertamina Hulu Energi (PHE), PT. Arun, Pertamina, PT. PIM dan lainnya.

“Kerja sama itu di antaranya menitipkan para pengangguran, terutama pemuda untuk magang di perusahaan-perusahaan tersebut untuk bimbingan pengembangan skill dan keahlian masing-masing,” kata Khairul.

Menurut Khairul, ini harus ada prospek serius untuk mengurangi angka kemiskinan di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara yang selama ini relatif masih tinggi angka kemiskinannya.

“Jika pemerintah setempat tidak ada upaya persiapan tenaga ahli lokal, maka bisa dipastikan KEK Arun nantunya akan dikerjakan oleh tenaga ahli yang datang dari luar,” pungkas Khairul Rizal.[]