LHOKSUKON – “Haji Uma, hana neuba parang? Yusniar ngen Bang Jhony, ho? Pakeun hana neuba? (Haji Uma, tidak bawa parang? Yusniar dan Bang Jhony, mana? Kenapa tidak dibawa?).”

Pertanyaan itu diajukan warga saat anggota DPD-RI asal Aceh, H. Sudirman atau akrab disapa Haji Uma, menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, Minggu, 10 Desember 2017. Bantuan tersebut merupakan hasil sumbangan sukarela dari anggota DPD seluruh Indonesia.

“Hari ini kita membawa 1 ton lebih beras, mie instan, dan telur yang kita bagikan ke beberapa titik pengungsian. Ini merupakan hasil sumbangan DPD-RI seluruh Indonesia dengan total Rp30 juta. Namun belum semua tercover, nanti kita juga membantu jembatan darurat di Kecamatan Pirak Timu,” ujar Haji Uma, kepada portalsatu.com/, usai kunjungan.

Haji Uma mengatakan seharusnya bantuan itu diserahkan empat DPD-RI asal Aceh, termasuk dirinya. Karena yang lain berhalangan hadir, maka bantuan itu diantar dan diwakili melalui dirinya.

“Kita harap, sedikit banyaknya bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban masyarakat yang menjadi korban banjir,” kata Haji Uma.

Pantauan portalsatu.com/, sebelum menyalurkan bantuan ke gampong-gampong, rombongan Haji Uma yang ikut dihadiri Sekda Aceh Utara Abdul Aziz, terlebih dahulu singgah ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara di Landeng, Kecamatan Lhoksukon. Selain melihat perbekalan bantuan, Haji Uma juga melihat list gampong yang masih terendam dan masih terdapat pengungsi.

Sejumlah gampong yang disambangi, di antaranya, Pucok Alue Buket, Cot Paya, Matang Teungoh, Lang Nibong, Blang Seunong, dan Matang Panyang.

Di tengah perjalanan, satu unit mobil pengangkut bantuan mogok di tengah banjir. Alhasil, bantuan terpaksa dilansir ke sejumlah mobil minibus lainnya, termasuk ke mobil BPBD Aceh Utara yang turut serta ke lokasi. Sementara mobil yang mogok didorong kembali jalan yang kering dengan jarak lebih dari 50 meter. 

Akibatnya, penyaluran bantuan baru selesai Sabtu malam. Ketinggian air di jalan masuk Gampong Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon menuju Kecamatan Baktiya Barat, berkisar antara 60-70 centi meter di atas badan jalan. Terdapat beberapa titik jalan yang masih terendam sekitar 600 meter, 400 meter, dan beberapa titik lainnya. Sejumlah warga di sekitar lokasi menggunakan rakit dari pohon pisang untuk mengarungi banjir.

Masyarakat terlihat menyambut antusias kedatangan Haji Uma, artis komedian Aceh yang melejit lewat serial film Eeumpang Breuh. Di sela-sela penyaluran bantuan, Haji Uma menyempatkan diri berfoto dengan masyarakat, khususnya anak-anak dan kaum ibu.

Dalam kunjungannya, H. Sudirman mengenakan pakaian khas seperti saat berperan sebagai Haji Uma dalam serial Eumpang Breuh. Ia mengenakan kaos oblong putih, celana kain hitam, peci putih dan handul kecil yang dililit di leher. Ia juga memakai sepatu boot karet untuk mengarungi sejumlah titik banjir yang masih merendam sebagian pemukiman warga. Saat memberikan bantuan, Haji Uma tak sungkan memanggul beras di atas pundaknya. []