LHOKSUKON – Ayah dan anak meninggal dunia setelah terpelanting ke kanan jalan dan menghantam L-300 yang langsung tancap gas usai kejadian itu. Sebelumnya sepeda motor yang mereka tumpangi sempat menyenggol mopen L-300 lainnya yang parkir di sebagian badan jalan lintas Medan-Banda Aceh, Gampong Matang Kumbang, Kecamatan Baktiya, Selasa, 31 Mei 2016, pukul 05.30 WIB.

Dua korban masing-masing, Saiful Amri, 51 tahun, dan Muhammad Kiki Nanda, 18 tahun. Keduanya merupakan warga Gampong Ulee Rubek, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. Saat kejadian sang ayah mengendarai sepeda motor Honda 125 BL 4472 BW, sedangkan anaknya duduk di jok belakang.

Kapolres Aceh Utara AKBP Wawan Setiawan melalui Kasat Lantas AKP Ikmal kepada portalsatu.com menyebutkan, mobil L-300 BL 8948 BR yang parkir di sebagian badan jalan itu dikemudikan Andre Rahmadani Frahmana, 36 tahun, warga Aek Kuasan, Asahan, Sumatera Utara dengan kernet Buhari, 41 tahun, warga Gampong Jomblang, Kabupaten Bireuen.

“L-300 itu tadinya melaju dari arah timur menuju barat. Karena mengalami kerusakan mesin, mobil itu parkir di atas badan jalan tanpa memberi tanda peringatan. Tiba-tiba dari arah yang sama muncul sepeda motor yang dikendarai korban dengan kecepatan rata-rata. Sepeda itu menyenggol bagian samping mobil yang rusak itu hingga terpelanting ke kanan badan jalan,” ujar AKP Ikmal.

Ikmal menambahkan, dalam waktu bersamaan dari arah depan muncul mobil L-300 lainnya, sehingga kedua korban menghantam mobil tersebut. Usai kejadian mobil tersebut langsung tancap gas alias kabur.

“Saat kejadian sopir L-300 rusak itu tidur di dalam mobil, sehingga tidak tahu persis kejadiannya. Barang bukti L-300 dan sepeda motor telah diamankan di Poslantas guna proses penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan kedua korban telah dibawa pulang ke rumah duka untuk dikebumikan,” pungkas Ikmal.[]