LHOKSUKON – Seorang ibu rumah tangga meninggal dunia setelah sepeda motor yang ia kendarai menghantam mobil rombongan mengantar penggantin pria (intat lintoe) di jalan lintas Gampông Meunasah Asan, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Senin, 2 Mei 2016 pukul 12.50 WIB. Sementara sopir dan penumpang Suzuki Carry BL 713 DZ yang ditabrak dalam kondisi baik-baik.

“Nurjaniah, 37 tahun, warga setempat mengendarai sepeda motor Honda Supra BL 6698 ZF. Ia keluar dari lorong memasuki badan jalan di lintasan jalan Kecamatan Matangkuli menuju Lhoksukon. Saat bersamaan di jalan yang sama melaju mobil Carry dengan kecepatan sedang, sehingga terjadilah tabrakan itu,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi, melalui Kasat Lantas AKP Ikmal kepada portalsatu.com.

Ia mengatakan, dalam kejadian itu pengendara sepeda motor meninggal dunia. Sementara sopir Carry, Ridwan, 32 tahun, warga Gampong Beusa Seberang, Kecamatan Peurelak Barat, Aceh Timur dan sejumlah penumpang lainnya tidak mengalami luka.

“Saat ini sepeda motor dan mobil sudah diamankan ke Poslantas Terminal Lhoksukon guna proses penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan korban yang meninggal dunia sudah dibawa pulang ke rumah duka untuk dikebumikan secara layak,” ujarnya.

AKP Ikmal mengimbau, kepada pengguna jalan di lintasan jalan Kecamatan Matangkuli – Lhoksukon untuk berhati-hati dalam berkendara. “Perhatikan kiri dan kanan sebelum keluar dari lorong atau rumah, mengingat kondisi badan jalan jauh lebih tinggi dari rumah dan jalan desa,” katanya.

Sementara itu, salah seorang penumpang mobil Carry mengatakan, mereka baru pulang antar lintoe dari Kecamatan Samudera. Mobil Carry yang ia tumpangi melaju beriringan dengan mobil rombongan lainnya.

“Pulang dari antar lintoe kami putuskan melalui jalan lintas ExxonMobil menuju Kecamatan Matangkuli dan keluar dari Gampông Meunasah Dayah, Kecamatan Lhoksukon untuk kembali ke Peureulak. Hingga akhirnya terjadi kecelakaan tersebut,” katanya.[](ihn)