LHOKSUKON – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tingkat II Partai Golkar Kabupaten Aceh Utara menggelar Musyawarah Daerah (Musda) X di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe, Senin, 2 Mei 2016. Acara tersebut dibuka oleh Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, Teuku Muhammad Nurlif.
Hari ini kita bahas pertanggungjawaban kinerja masa kepemimpinan periode 2011-2015 dan kepemimpinan sementara periode 2015-2016, kata T.S Sani, Ketua panitia pengarah kepada portalsatu.com, usai pembukaan.
Sani menjelaskan, setelah pertanggungjawaban selesai, pihaknya juga akan membentuk program kerja selanjutnya termasuk konsolidasi menuju pilkada 2017 mendatang dan kemudian akan memilih pimpinan periode terbaru.
Nantinya dalam musyawarah kita akan melakukan konsolidasi internal guna memperkokoh sayap partai menuju pilkada 2017 mendatang, sebut Sani.
Terkait dengan bursa calon ketua, Sani menyebutkan, awalnya ada beberapa nama yang muncul. Tetapi informasi yang didapatkan telah mengerucut lebih sedikit dan untuk kepastiannya, kata Sani, mereka menunggu hasil musyawarah saja.
Sementara untuk pesertanya, Sani menjelaskan ada 31 peserta yang berhak memberikan suara dalam Musda ini. Ke-31 suara tersebut masing-masing dari Pengurus Kecamatan (PK) (26 suara), DPD-I Aceh (1 suara), Ketua DPD-II Golkar Aceh Utara demisioner (1 suara), Dewan Penasehat DPD-II Golkar Aceh Utara (1 suara), dan organisasi sayap yang terdiri AMPG dan KPPG (1 suara).
Selain itu, hak satu suara juga diberikan kepada organisasi yang mendirikan dan yang didirikan, (Soksi, Kosgoro 1957, MKGR), dan ormas yang didirikan (AMPI, MDI, Satkar ulama, HWK, Al-Hidayah).[](ihn)



