TAKENGON – Tersedianya akses transportasi udara menuju Takengon, Kabupaten Aceh Tengah dari Bandara Kualanamu, Sumatera Utara yang hanya membutuhkan hanya satu jam, membuat wisatawan dapat menikmati kopi langsung di kebun kopi di Gayo.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, menanggapi suksesnya pelaksanaan Kontes Kopi Spesialti Indonesia (KKSI) ke-8 sejak 20-23 Oktober 2016 di Takengon.

Menurutnya, membaiknya transportasi juga berarti memberi kesempatan bagi semua orang, khususnya masyarakat Indonesia untuk mencicipi kopi terbaik di dunia yang ditanam dan dirawat dengan sepenuh hati oleh petani kopi Gayo.

“Akses transportasi yang semakin baik tidak terlepas dari dukungan Presiden Joko Widodo dan pak Gubernur Zaini Abdullah yang sangat konsens untuk membangun infrastruktur, khususnya daerah yang selama ini relatif kesulitan akses transportasi,” kata Nasaruddin.

Bahkan, Nasaruddin mengatakan, kalau akses udara belum seperti sekarang ini, tentu penyelenggara dan peserta Kontes Kopi juga akan ragu-ragu untuk menggelar event nasional tersebut.

Hal ini juga diakui oleh pengurus Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Pusat, Pranoto yang selama ini menggelar KKSI di kota-kota besar, bahkan di kota yang tidak memiliki kebun kopi sama sekali.

“Takengon sebagai tuan rumah KKSI sebenarnya sudah lama masuk dalam radar kami, tapi karena dulu akses transportasi sulit, sedangkan kita membawa banyak orang asing, sehingga baru kali ini bisa dilaksanakan di Takengon seiring dengan sudah tersedianya akses transportasi udara,” katanya.[]