SUBULUSSALAM – Harga cabai merah di Pasar Tradisional Terminal Terpadu Kota Subulussalam dan sekitarnya turun dratis mencapai titik terendah Rp 25 ribu per kilogram. Angka ini sedikit lebih naik dibandingkan sepekan lalu Rp 20 ribu per kilogram.

“Harga cabai merah hari ini enceran Rp 7 ribu seperempat, kalau ambil 1 kilogram Rp 25 ribu,” salah salah seorang ibu rumah tangga warga Penanggalan, Kota Subulussalam, Rosnidar kepada portalsatu.com usai berbelanja di pasar tradisional Subulusalam, Minggu, 5 Maret 2017.

Menurut ibu dua anak ini, penyebab anjloknya harga bumbu dapur itu disebabkan banyaknya pasokan di pasar sejak beberapa bulan terakhir ini. Cabai merah tersebut berasal dari Sidi Kalang dan Brastagi, Sumatera Utara.

Zuhri salah seorang pedagang sayur mengatakan harga cabai di pasaran saat ini sangat murah, begitu juga harga saat diterima dari pada agen pemasok cabai ke Subulussalam.

“Pasokan banyak sementara pemerintaan masih terbatas, akibatnya cabai menumpuk dan menjadi murah,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan kondisi ini sudah berlangsung sejak November 2016 lalu di mana secara bertahap harga bumbu dapur ini turun hingga menembus titik terendah Rp 25 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 100 per kilogram pada November lalu.

Sementara harga harga tomat justru mengalami kenaikan Rp 10 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 8 ribu per kilogram pekan lalu. Hal ini disebabkan terbatasnya pasokan sementara permintaan mulai meningkat.[]