SUBULUSSALAM – Ketua Apkasindo Perjuangan Kota Subulussalam, Subangun Berutu mengatakan jika merujuk perkembangan harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) saat ini Rp10.080 per kilogram, maka harga TBS kelapa sawit minimal Rp2.000 per kilogram.

“Harga CPO sudah Rp10.080 per kilogram, seharusnya harga TBS kelapa sawit saat ini, itu minimal Rp2.000 per kilogram,” kata Ketua Apkasindo Perjuangan Kota Subulussalam, Subangun Berutu kepada portalsatu.com/, Kamis, 4 Maret 2021.

Baca Juga: CPO Naik, Pemko Subulussalam Minta PMKS Naikan Harga TBS

Wakil Ketua Apkasindo Aceh ini menyebutkan, berdasarkan data yang dihimpun dari sejumlah PMKS yang ada di wilayah Kota Subulussalam, harga TBS masih stabil di kisaran Rp1.800 per kilogram dan belum terjadi kenaikan yang signifikan mengikuti perkembangan tren kenaikan CPO.

Baca Juga: Apkasindo: PMKS Tidak Konsisten Mengikuti Tren Kenaikan harga CPO

Lebih jauh, Subangun menjelaskan harga TBS di sejumlah PMKS masih berada di kisaran Rp1.850 hingga Rp1.890 per kilogram seperti PT SNN Rp1.860 per kilogram, PT BSL Rp1.850 per kilogram, PT BDA Rp1.865 per kilogram dan PT GSS Rp1.890 per kilogram.

Akibatnya kenaikan harga TBS di level pabrik tidak mengikuti perkembangan tren kenaikan CPO maka harga di level petani pun saat ini masih berada di kisaran Rp1.600 hingga Rp1.650 per kilogram.

Baca Juga: Apkasindo Subulussalam: PMKS Harus Transparan Harga TBS

Sedangkan jika pabrik mengikuti tren kenaikan CPO menerapkan harga TBS di PMKS minimal Rp2.000 per kilogram, maka secara otomatis harga TBS di tingkat petani pun ikut naik mencapai Rp 1.800 per kilogram.

“Akibatnya petani dirugikan mereka harusnya bisa mendapatkan harga TBS jauh lebih mahal Rp2.000 per kilogram di level pabrik dan sekitar Rp1.800 per kilogram di tingkat petani,” ungkap Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasindo) Perjuangan bidang Advokasi Hubungan Internasional, Antar Lembaga dan  Sosial ini. []

Lihat Juga: Apkasindo Perkirakan Harga TBS Terus Naik