SUBULUSSALAM – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Kota Subulussalam dan sekitarnya kembali mengalami penurunan harga berkisar antara Rp1.300 sampai Rp1.350 per kilogram di tingkat petani sejak beberapa hari terakhir.

“Harga TBS turun terus beberapa kali dalam Minggu ini, sekarang tinggal Rp1.300 per kilogram, mungkin ada juga lebih murah dari itu tergantung ke pabrik mana TBS akan dijual,” kata sejumlah petani sawit di wilayah Penanggalan, Senin, 21 Juni 2021.

Menurut petani, pertama kali harga TBS turun pada 14 Juni lalu disusul merosotnya harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) menyebabkan harga komoditas tanaman unggulan masyarakat di Bumi Syekh Hamzah Fansuri ini turun dari Rp1.600 menjadi Rp1.400 per kilogram di level petani.

Tidak hanya sampai di situ, TBS kembali mengalami penurunan harga beberapa kali sejak seminggu terakhir, saat ini berkisar antara Rp1.300 sampai Rp1.350 per kilogram. Harga tersebut hanya berlaku bagi agen pengumpul yang akan menjual TBS ke pabrik yang berada di wilayah Penanggalan.

Sedangkan harga beli agen pengumpul yang membawa TBS ke pabrik-pabrik di wilayah Sultan Daulat dan Longkib harga jual dikabarkan lebih rendah berkisar antara Rp1.250 hingga Rp1.300 per kilogram.

Sedangkan harga TBS di level pabrik dikabarkan berkisar Rp1.600 per kilogram, turun dari sebelumnya antara Rp1.800 hingga Rp1.900 per kilogram. Petani sawit berharap harga TBS segera pulih kembali, mengingat usaha kebun kelapa sawit menjadi sumber utama mata pencaharian masyarakat di Bumi Sada Kata. []