BANDA ACEH – Lembaga Aceh Culture and Education (Action) melakukan Rapat Kerja Tahun II di Aula Duek Pakat Pangoe, Banda Aceh, Minggu, 21 Oktober 2018.

“Rapat Action menghasilkan enam program kerja, empat di antaranya tentang pendidikan dan kebudayaan, sisanya tentang program internasional, dan itu akan dikerjakan dalam satu tahun mendatang,” ujar Aris Faisal Djamin, S.H., Ketua Action.

Kepala Community Development Action, Rizkina Putri, S.Pd., mengatakan, prioritas pendidikan dan kebudayaan saat ini sangat dibutuhkan, sebab banyaknya isu yang berkembang di masyarakat tentang pentingnya pendidikan dan membangun kembali kebudayaan yang sudah mulai memudar di generasi millenial.

“Semua program yang telah disusun akan segera kita implementasikan secepatnya dalam tahun ini, walaupun diperuntukkan untuk tahun 2019 mendatang,” ujar Saradina Hanif, Kepala Protokoler Action.[]