BLANGKEJEREN — Sebanyak 16 Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Kabupaten Gayo Lues yang menjalani isolasi di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Blangkejeren berdasarkan hasil rapid test dinyatakan negatif dari infeksi Coronavirus Disease-2019 (Covid-19). Mereka adalah orang-orang yang pernah kontak langsung dengan satu Pasien Dalam Perawatan (PDP) di negeri seribu bukit tersebut.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Gayo Lues, dr. Safwan, Senin, 20 April 2020. Meski demikian ke-16 warga tersebut belum diizinkan pulang, karena masih menunggu kepastian lebih lanjut dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Aceh, apakah dilakukan rapid test kedua atau dilakukan uji swab untuk mendapat hasil yang lebih akurat. Berdasarkan aturan, setiap orang yang pernah kontak langsung dengan orang positif Covid-19 (PDP) harus dua kali dilakukan rapid test. Jika kedua kalinya tetap negatif, barulah bisa dipulangkan ke rumah masing-masing.

“Kita menunggu instruksi dari provinsi, apakah setelah dua kali negatif hasil rapid test dibolehkan pulang, atau hars uji swab. Yang jelas, 16 orang yang pernah kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 kemarin masih kita isolasi di gedung BLK,” jelasnya.

Safwan mengimbau agar masyarakat mematuhi instruksi pemerintah dengan berkata jujur saat diperiksa di pos perbatasan, menghindari keramaian, selalu memakai masker, sesering mungkin mencuci tangan, dan mengigatkan keluarga masing-masing agar mengurangi keluar rumah. [**]