LHOKSEUMAWE – Mantan kombatan GAM dan masyarakat korban atau imbas konflik asal Lhokseumawe terima bantuan sepeda motor tiga roda dari BRA.
Bantuan tersebut diserahkan kepada 7 penerima mantan kombatan dan masyarakat yang mempunyai cacat fisik oleh ketua BRA Lhokseumawe Heriansyah atau sering di panggil Heri Pom dan didampingi Panglima Wilayah Kuta Pase Mukhtar Hanafiah alias Ableh Kandang, Lhokseumawe Jumat 15/12/2017.
“Sebenarnya permohonan telah kita ajukan untuk puluhan penerima cacat fisik, namun saat ini yang ada baru 7 unit, ya itu dulu kita terima.
Bila ditanya, saya sangat sulit menentukan siapa yang paling berhak untuk menerima lebih dulu,” kata Ableh.
Namun saat ini, bagi yang belum menerima, Ableh berharap untuk bersabar.
KPA Kuta Pase hanya dalam kapasitas memfasilitasi dan merekomendasikan setiap permohonan para korban konflik baik masyarakat maupun kombatan dalam mengajukan permohonannya kepada BRA maupun lembaga Pemerintahan lainya.
“Kami terus mengupayakan, semoga kedepan bantuan serupa dapat kita terima dan salurkan lagi,” sambung Ableh.
Dalam kesempatan yang sama Heri Pom, ketua BRA kota Lhokseumawe menjelaskan setiap permohonan untuk penyandang cacat baik kombatan maupun masyarakat korban konflik ataupun yang imbas asal kota Lhokseumawe telah diteruskan ke pusat BRA di Banda Aceh.
“Kita harap saja BRA Pusat ada anggaran untuk memenuhinya,” demikian kata Heri Pom.[] (rel)



