Himpunan Kerukunan Masyarakat Seunuddon (HIKMAS) Banda Aceh mempertanyakan Program Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) Banda Aceh selama satu tahun ini. Jika kita lihat dari kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh IPAU, lebih banyak kegiatan-kegiatan yang bersifat olahraga dibandingkan dengan kegiatan peningkatan mutu kualitas pendidikan. Ini jelas-jelas sudah tidak sesuai dengan AD/ART IPAU itu sendiri.

Bahkan sekarang kami bingung dengan maksud kegiatan IPAU beberapa bulan lalu yang bertemakan “Saweu Adoe”. Apakah tidak ada tindak lanjut dari kegiatan tersebut di Banda Aceh seperti bimbingan belajar dan penyambutan calon mahasiswa baru. Bahkan sekarang kami dari HIKMAS nebeng sama paguyuban Aceh Selatan untuk memberikan Bimbel untuk adik-adik. Atau mungkin ada namun kami dari Orkal-orkal kecamatan tidak dilibatkan.

Karena memang selama ini kami dari Orkal-Orkal Kecamatan sangat tertutup informasi mengenai IPAU. Baik mengenai kegiatan yang dilaksanakan dan juga masalah anggaran IPAU itu sendiri. Bahkan kami dari Orkal Kecamatan baru tahu bahwa selama ini ada dukungan dana kegiatan dari Bupati Aceh Utara untuk paguyuban IPAU dari pers rilis FORSIMAPA di media Lintas Nasional tertanggal 13 Mei 2016 yang lalu.

Dan mengenai kegiatan yang dilakukan IPAU juga harus jelas sesuai kedudukan didalam AD/ART. Kami selaku Orkal adalah garis koordinasi dalam pagayuban IPAU. Jangan sampai kegiatan yang dilaksanakan didaerah Hukum Orkal tersebut malah Orkal itu sendiri tidak tahu karena tidak ada koordinasi. Contoh seperti kegiatan Volly Pantai di pantai Bantayan kecamatan Seunuddon beberapa bulan yang lalu. Namun kami dari HIKMAS tidak tahu apa-apa. Ini perlu diperjelas karena tidak sesuai dengan Aturan Organisasi dan juga Visi Misi ketika mubes saat itu.[]

Ketua HIKMAS

Irwan