LHOKSUKON – Sepucuk senjata pistol jenis Hunter CZ-83 beserta empat butir peluru karet yang digondol maling dengan cara memecahkan kaca mobil Mercedez Benz milik Dirut PT Dinar Putra Mandiri, akhirnya ditemukan, Kamis, 16 Mei 2019. 

Senjata tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Zainal (45), warga Kecamatan Julok, Aceh Timur saat sedang mengayuh sepeda ontel di kawasan Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara. Diketahui, Zainal mendayung sepeda dari kota Binjai, Aceh Timur menuju Bathupat, Lhokseumawe.

“Dompet ini ditemukan saksi dan kemudian hendak diberikan ke abangnya yakni Samsul (49), warga Bathupat, Lhokseumawe. Saat dibuka, diketahui dompet itu berisi senpi korban yang hilang kemarin,” kata Dir. Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito, Jumat, 17 Mei 2019.

Samsul langsung menghubungi pemilik dompet yakni Azuarsyah. Menerima informasi ini, korban bersama polisi langsung menjemput dompet dan senpi miliknya. “Saat ini masih diamankan di Polres Aceh Utara untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tambah Kombes Agus.

Sebelumnya diberitakan, kaca mobil Mercedes Benz warna silver dengan nomor polisi B 2364 SBZ yang diparkir di halaman Masjid Al-Khausar Gampong Alue Mudem, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara dipecahkan maling, Kamis, 16 Mei 2019, sekitar pukul 15.45 WIB. 

Terkait kejadian tersebut, pemilik mobil Azuarsyah, 49 tahun, warga Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur melaporkan telah kehilangan sepucuk pistol peluru karet dan sebuah dompet. 

“Pelapor merupakan Dirut PT Dinar Putra Mandiri. Kala itu, pelapor Azuarsyah berkendara dengan temannya, Yadir Pahlevi, 40 tahun, warga Medan Belawan Kota, dari Medan dengan tujuan Banda Aceh. Keduanya singgah di Masjid Al-Khausar dengan tujuan melaksanakan shalat Ashar,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kapolsek Lhoksukon Iptu Yussyah Riandi kepada portalsatu.com/.

Usai shalat, lanjut kapolsek, keduanya keluar dan melihat kaca mobil sudah pecah. 

“Pelapor langsung memeriksa barang-barangnya di dalam mobil yang ternyata telah hilang, yaitu sepucuk senjata jenis pistol dengan merk Hunter cz 83 beserta 4 butir peluru karet, serta sebuah dompet berisi SIM, ATM, KTP dan kartu surat izin penggunaan senjata peluru karet. Diperkirakan kerugian mencapai Rp 150 juta. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” pungkas Iptu Yussyah Riandi.[] rilis