SUBULUSSALAM – Himpunan Pemuda dan Pelajar Kota Subulussalam (Himappkos-SU) menggelar unjuk rasa di Subulussalam menuntut renovasi asrama mahasiswa di Medan, Sumatera Utara. 

Pantauan portalsatu.com/, Selasa, 31 Juli 2018, demonstrasi dimulai di Simpang Tugu Bank Aceh membawa spanduk dan karton bertuliskan meminta pemerintah memperbaiki asrama mahasiswa di Medan, saat ini terbengkalai tidak bisa difungsikan.

Aksi diikuti puluhan pemuda tersebut mendapat pengawalan dari pihak Kepolisian Resort Aceh Singkil. Mereka selanjutnya bertolak ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam untuk bertemu dengan pimpinan dewan dan Komisi D yang membidangi masalah pendidikan.

Tiba di gedung dewan, mereka hanya disambut satu anggota DPRK, Jamasa Cibro. Belakangan tiba anggota Komisi D, Syafrizal Putra Chaniago, saat  pertemuan di ruang Banggar DPRK setelah Himappkos-SU menggelar aksi di halaman kantor legislatif itu. Sementara anggota DPRK lainnya kabarnya sedang kunjungan kerja ke luar daerah.

Turut hadir dalam pertemuan itu, Kabid Kebudayaan Disdikbud Kota Subulussalam, Kamsih Selian, mewakili kepala dinas yang sedang berada luar daerah.

Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan akan digelar pertemuan lanjutan, Rabu, 1 Agustus 2018/besok, di ruang Sekda Subulussalam, H. Damhuri, S.P., M.M., membahas rencana renovasi asrama mahasiswa di Medan.

Rencana pertemuan besok ditandai dengan berita acara kesepakatan difasilitasi Kabid Kebudayaan, Kamsih Selian, dan anggota Komisi D, Syafrizal Putra Chaniago, dan Jamasa Cibro, untuk mempertemukan mahasiswa dengan Sekda Damhuri serta Kadis Pendidikan, H. Irwan Yasin, membahas perbaikan asrama di Medan.

Aksi di halaman Kantor DPRK Subulussalam juga diwarnai pembakaran keranda sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap kondisi pendidikan di Bumi Sada Kata yang kurang mendapat dukungan serius dari pihak legislatif maupun eksekutif.[]