LUENG PUTU – Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, menghadiri perayaan HUT Ke-37 Dayah Jeumala Amal di Desa Keude Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa, 21 Januari 2025.

Danrem Ali Imran mengatakan dayah merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang memiliki peran sangat penting dalam membentuk karakter individu melalui proses pembelajaran intensif para santri.

“Dayah atau pondok pesantren tidak hanya mengasah intelektualitas, tetapi juga para santri dilatih memiliki akhlak yang mulia dan bisa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Danrem.

Menurutnya, para santri bagian dari calon pemimpin di masa akan mendatang, yang diyakini amanah dan bertanggung jawab.

“Para santri dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, mengembangkan potensi daerah, menyebarkan nilai-nilai agama Islam yang rahmatan lil’alamin, membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia,” tutur Danrem.

[Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran foto bersama Pimpinan Dayah Jeumala Amal dan Ketua Yayasan Laksamana Haji Teuku Ibrahim. Foto: Penrem Lw]

Direktur Dayah Jeumala Amal, Teungku Drs. Hamdani AR, mengatakan dayah ini berada di bawah naungan Yayasan Laksamana Haji Teuku Ibrahim, didirikan pada tahun 1987. “Resmi beroperasi di tahun 1988,” ucapnya.

Teungku Hamdani menyebut alumni Dayah Jeumala Amal (DJA) telah tersebar di seluruh Indonesia, dan mengabdi di Kementerian Agama, TNI, Polri, berbagai instansi pemerintahan, wirausaha, politik, dan lainnya.

“Saat ini, DJA memberikan kuota beasiswa kepada 40 siswa miskin berprestasi, dan kesempatan emas beasiswa khusus untuk satu personel TNI dan satu dari Kementerian Agama,” ungkapnya.

Peringatan HUT Ke-37 Dayah Jeumala Amal mengusung tema “Dayah sebagai pilar membangun karakter dan membela negara”.

Selain Danrem Lilawangsa, acara itu dihadiri Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Andi Irsan, Wakil II DPRK Pidie Jaya, Rusydi, Ketua Yayasan Laksamana Teuku Haji Ibrahim, H.T. Umar Laksamana, S.E., M.B.A., tamu undangan lainnya, dan ribuan santri.[](ril)