Jumat, Juli 19, 2024

Lebih 170 Bangunan Rusak...

ACEH UTARA - Sebanyak 173 bangunan dilaporkan rusak akibat diterjang badai (hujan deras...

Inilah Struktur Lengkap Kepengurusan...

BANDA ACEH - Ketua Umum Majelis Syuriah Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh...

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...
BerandaNewsHUT ke-41 TMII,...

HUT ke-41 TMII, Aceh Akan Tampilkan Tarian Massal Capai 4100 Pelajar

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mendapat giliran melalui Anjungan Aceh di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk menjadi tuan rumah pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 taman tersebut di Jakarta pada 17–24 April mendatang.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Dalam Negeri (kemendagri.go.id), Selasa, 19 Januari 2016, Kepala Biro Humas Setda Aceh, Frans Dellian memastikan perayaan HUT TMII tahun ini akan menampilkan berbagai seni dan budaya Aceh sebagai bagian dari tema dalam acara tersebut.

“Pihak panitia TMII telah mengalokasikan tiga stan utama yang dikhususkan kepada Pemerintah Aceh dan 23 stan lainnya kepada setiap kabupaten dan kota di Aceh untuk tampil sebagai tuan rumah pada acara tersebut,” kata Frans saat mengikuti rapat peserta Tim Aceh untuk HUT ke-41 TMII di Ruang Potensi Daerah, Kantor Gubernur, kemarin.

Menurutnya, pada acara tersebut Aceh akan menampilkan tarian massal sebanyak 4.100 peserta yang terdiri dari siswa-siswi sekolah se-Jabotabek, dan berbagai pameran kuliner khas Aceh kepada para pengunjung TMII.

“Kesempatan untuk menjadi tuan rumah HUT TMII kali ini merupakan sesuatu yang sangat langka, karena setiap tahunnya dipilih satu propinsi untuk menjadi tuan rumah secara bergiliran, Aceh akan mendapat giliran tuan rumah lagi 34 tahun berikutnya,” katanya.

Selain menghadirkan berbagai acara seni dan budaya Aceh, Frans berharap acara tersebut dapat meningkatkan citra Aceh di tingkat nasional dan menarik perhatian para investor datang ke Aceh.

“Pastinya, acara ini diharapkan nanti akan memberikan keuntungan yang nyata kepada Aceh baik dari segi ekonomi dan promosi seni dan budaya Aceh di tingkat nasional,” ujar Frans.

Selama ini menurutnya masih banyak masyarakat luar Aceh merasa takut dan kurang nyaman untuk berkunjung ke Aceh karena banyaknya pemberitaan negatif yang mempengaruhi persepsi mereka.

“Oleh karena itu, sebagai tuan rumah Aceh mempunyai peluang besar untuk meningkatkan citra dirinya sebagai daerah yang nyaman untuk dikunjungi dan aman untuk berinvestasi,” jelasnya.

Acara tahunan yang diikuti seluruh propinsi di Indonesia ini direncanakan akan dibuka Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan pada acara puncak akan dihadiri Presiden Joko Widodo dengan penampilan seni dan budaya Aceh.[] (*)

Baca juga: