Kamis, Juli 25, 2024

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...

Hendry Ch Bangun Tanggapi...

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun menegaskan,...

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...
BerandaNewsIbunda Jadi Saksi...

Ibunda Jadi Saksi Leonardo DiCaprio Raih Piala Oscar Pertama

Jakarta — Tidak sia-sia Leonardo DiCaprio mengajak sang ibunda ke ke ajang penghargaan Academy Awards 2016 pada Minggu (28/2) malam di Dolby Theatre Los Angeles. Sang ibunda menjadi saksi langsung sang putra mendapat Piala Oscar pertamanya.

Leo diumumkan oleh Julianne Moore memenangi Aktor Utama Terbaik dalam Oscar tahun ini. Ia mengalahkan Bryan Cranston (Trumbo), Matt Damon (The Martian), Michael Fassbender (Steve Jobs), bahkan Eddie Redmayne (The Danish Girl) yang sudah bersusah payah mengubah diri jadi wanita.

Akting Leo dalam The Revenant memang patut diacungi jempol. Ia berbulang-bulan syuting di tengah hutan di pegunungan Kanada, berdingin-dingin, harus diserang beruang, dan makan daging mentah. Ia juga harus berjuang sendiri saat ditinggal mati oleh rekannya sesama pemburu, Tom Hardy.

Sutradara Alejandro Inarritu pun mengatakan, “Terima kasih telah memberikan seluruh jiwamu. Jiwamu, nyawamu.” Leo memang sangat total.

Ia patut mengerahkan segala kemampuannya, karena selama 41 tahun bintang Titanic itu belum pernah memenangi Oscar sekali pun. Ia sudah berkali-kali dinominasikan, baik sebagai aktor utama maupun pendukung.

Namun, ini kemenangan pertamanya. Leo pun mendapat standing ovation dari seluruh undangan.

Dalam pidatonya ia mengucap terima kasih kepada seluruh pihak yang membantunya dalam The Revenant, juga agensi dan orang tuanya. Ia juga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan pandangannya soal lingkungan.

“Mengerjakan The Revenant adalah tentang manusia dan hubungannya dengan alam. Tahun 2015 disebut sebagai tahun terpanas. Perubahan iklim itu nyata,” kata sosok yang memang getol berkampanye soal lingkungan hidup bahkan sampai menemui Paus itu.

“Yang terpenting saat ini adalah bekerja sama mendukung para pemimpin untuk kemanusiaan.”[] Sumber: cnnindonesia.com

Baca juga: