BANDA ACEH – Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menghadirkan semangat berbagi dan kepedulian sosial melalui penyaluran puluhan hewan qurban kepada masyarakat, dayah, balai pengajian, petugas kebersihan, penyandang disabilitas, anak yatim, muallaf, hingga warga terdampak bencana.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, sebanyak 17 ekor sapi dan 7 ekor kambing disalurkan kepada berbagai kelompok penerima manfaat. Hewan qurban tersebut berasal dari Arisan Qurban Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Banda Aceh serta dukungan sejumlah mitra, di antaranya Bank Aceh, PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan Muraya Hotel.

Bagi Illiza, qurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial dan mempererat hubungan antarsesama.

“Alhamdulillah, tahun ini kita kembali dapat menyalurkan hewan qurban kepada masyarakat, gampong, dayah, balai pengajian, petugas kebersihan, saudara-saudara disabilitas, anak yatim, muallaf, hingga masyarakat terdampak bencana. Ini adalah bentuk hadirnya pemerintah bersama rakyat,” ujar Illiza, Kamis, (28/5/2026).

Menurutnya, semangat berqurban merupakan wujud nyata keikhlasan dan kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan, sekaligus menjadi momentum memperkuat nilai gotong royong yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Aceh.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN Pemko Banda Aceh serta berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam program qurban tahun ini.

“Terima kasih kepada seluruh ASN, mitra pemerintah, dunia usaha, dan semua pihak yang telah ikut berkontribusi. Semoga qurban ini membawa keberkahan, mempererat ukhuwah, serta memberi manfaat bagi masyarakat yang menerima,” katanya.

Penyaluran sapi qurban dilakukan ke sejumlah gampong dan kelompok masyarakat, antara lain Gampong Asoe Nanggroe, Gampong Jawa, Gampong Ulee Pata, Gampong Lamjamee, Gampong Panteriek, Dusun Gano, Gampong Bandar Baru, Gampong Lamglumpang, serta untuk petugas kebersihan. Sebagian lainnya disalurkan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) kepada penyandang disabilitas, panti asuhan, dan para muallaf.

Tak hanya untuk warga Banda Aceh, kepedulian juga menjangkau masyarakat di luar daerah. Pemko Banda Aceh menyalurkan dua ekor sapi qurban kepada warga Kabupaten Pidie Jaya yang terdampak bencana hidrometeorologi. Bantuan tersebut menjadi simbol solidaritas dan empati terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.

Pada momentum yang sama, Illiza juga menyalurkan sapi qurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan bobot mencapai sekitar satu ton. Hewan qurban tersebut didistribusikan kepada masyarakat di empat kecamatan, yakni Kuta Alam, Syiah Kuala, Meuraxa, dan Kuta Raja. Sapi tersebut dibeli dari peternak lokal di kawasan Ulee Kareng sebagai bentuk dukungan terhadap sektor peternakan daerah.

Sementara itu, tujuh ekor kambing qurban disalurkan kepada sejumlah dayah dan balai pengajian di Banda Aceh, di antaranya Balai Pengajian Tgk Chiek di Lampaloh, Balai Pengajian Sirajul Munir Bathoh, Balai Pengajian Darul Mutaalimin Labui, Dayah Syifaul Qulub Panteriek, Dayah Abu Syukri Pango, Balai Pengajian Baburraihan Lamteumen Barat, dan Dayah Raudhatul Muttaqin Gampong Jawa.

Melalui program qurban ini, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap nilai-nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Semangat berbagi yang diwariskan Iduladha diyakini menjadi fondasi penting dalam membangun Banda Aceh sebagai kota yang religius, humanis, dan penuh keberkahan.

“InsyaAllah, semangat berbagi dan kepedulian seperti inilah yang akan terus kita rawat dalam membangun Banda Aceh sebagai kota yang humanis, religius, dan saling menguatkan,” pungkas Illiza. [Adv]