ISTANBUL – Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Senin berharap pemulihan cepat bagi korban gempa bumi yang mengguncang provinsi barat Izmir. Disiarkan worldbulletin.net.
“Terimakasih kepada Tuhan bahwa tidak ada kematian,” kata Erdogan dalam sebuah pertemuan buka puasa, buka puasa, makan malam dengan para seniman Turki di Kampus Kepresidenan Tarabya di Istanbul.
“Ada kerusakan material, bisa dipulihkan. Tapi saya ingin mengingatkan bahwa kita harus siap setiap saat mengenai masalah ini,” katanya.
Gempa berkekuatan 6,2 tersebut melanda distrik Karaburun pukul 3.28 sore, waktu setempat (1228GMT), pada kedalaman 22,98 kilometer (14 mil), menurut Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat negara (AFAD).
Erdogan juga berharap pemulihan cepat untuk tetangga Yunani yang juga merasakan getaran.
Satu kematian dilaporkan terjadi di pulau Lesbos di Yunani namun tidak ada korban jiwa yang tercatat di Turki.
Suha Ozden, wakil rektor Universitas Canakkale Onsekiz Mart dan dosen jurusan Geologi Fakultas Teknik, memperingatkan tentang kemungkinan gempa susulan.
“Karena ini adalah sifat dari setiap gempa bumi, kita bisa mengalami gempa susulan yang dapat berkisar antara 4,9 dan 5,2 besarnya di hari-hari mendatang,” kata Ozden.
“Gempa yang kita alami saat ini adalah gempa utama, efek sampingnya pasti tidak lebih dari 6,2 magnitudo,” tambahnya.
Gempa berkekuatan 5,1 kali melanda barat Manisa bulan lalu, namun tidak ada kejadian kausalitas yang dilaporkan terjadi.
Yunani juga dilaporkan terkena dampak gempa yang melanda Senin antara Lesbos dan pulau Chios.
Seorang wanita telah terjebak ditemukan tewas di desa Virsa, menurut walikota, karena tanah longsor di Lesbos selatan memblokir jalan dan merusak bangunan tua.
Sedikitnya 12 orang menderita luka ringan di Virsa, menurut Proteksi Sipil Yunani.[]

